Banyuwangi – Wujud nyata sinergi antara TNI, ulama, pemerintah desa, dan masyarakat kembali terlihat dalam kegiatan Pengajian Rutin Jum’at Manis yang dirangkaikan dengan Santunan Anak Yatim Piatu di Mushollah Al-Irsyad, Dusun Pasar, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Senin (6/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB tersebut berjalan dengan khidmat, tertib, dan penuh kehangatan. Kehadiran Babinsa Koramil 0825/20 Songgon menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mempererat kemanunggalan dengan masyarakat melalui kegiatan sosial dan keagamaan.
Mewakili Danramil 0825/20 Songgon, Serka Edy Mulyono hadir dan berbaur bersama warga serta para tokoh agama. Kehadirannya mencerminkan peran Babinsa yang tidak hanya bertugas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga aktif membangun kedekatan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Acara tersebut turut dihadiri Pengasuh Pondok Pesantren Subbulul Huda Tegaldelimo KH. Amin Tohari, Kepala Desa Sumberarum Supriyono, Ketua MWC NU Kecamatan Songgon Hasan Bisri, tokoh masyarakat Hj. Komari, Ketua Panitia Sanimo, serta jamaah muslimin dan muslimat se-Desa Sumberarum.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars NU Hubbul Wathon, dan lagu Muslimat. Selanjutnya disampaikan sambutan dari Ketua Panitia, Ketua MWC NU Kecamatan Songgon, serta Kepala Desa Sumberarum. Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan KH. Amin Tohari sebelum memasuki puncak kegiatan berupa penyerahan santunan kepada anak-anak yatim piatu. Seluruh rangkaian acara ditutup dengan doa bersama.
Komandan Koramil 0825/20 Songgon, Kapten Kav Andoko, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang berlangsung aman, tertib, dan lancar.
“Kehadiran Babinsa dalam kegiatan keagamaan seperti ini merupakan bagian dari komitmen TNI untuk terus menjaga kemanunggalan bersama rakyat. Santunan kepada anak yatim piatu bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kepedulian sosial yang harus terus dipelihara bersama ulama, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Ia juga berharap sinergi yang telah terjalin antara Koramil, tokoh agama, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna menciptakan situasi wilayah yang aman, kondusif, serta harmonis di Kecamatan Songgon.
Pendim 0825/Banyuwangi
