BANYUWANGI – Semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI bersama rakyat kembali mewujud secara nyata di bumi Blambangan. Pembangunan Jembatan Garuda Tahap VI yang diprakarsai oleh Kodim 0825/Banyuwangi secara resmi dimulai. Hal ini ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama dan tasyakuran bersama yang bertempat di Dusun Krajan RT 01 RW 01, Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, pada Senin (06/07/2026).
Acara tasyakuran yang dihadiri sekitar 40 orang tersebut menjadi simbol dimulainya pembangunan infrastruktur vital konektivitas antar-wilayah. Hadir dalam kegiatan tersebut segenap jajaran Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Kalibaru, di antaranya Camat Kalibaru H. M Luqman, S.Sos, MBA, MM, Danramil 0825/05 Kalibaru Kapten Inf Didik Yulianto, Kapolsek Kalibaru AKP Achmad Junaidi, S.H., serta Kepala Desa Kajarharjo Hj. Tineke Eka Wayan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pelda Arief Efendi selaku Bati Bhakti TNI Staf Teritorial Kodim Banyuwangi sebagai penanggung jawab kegiatan.
Dalam sambutannya, Camat Kalibaru H. M Luqman menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Kodim 0825/Banyuwangi atas realisasi jembatan permanen ini. Beliau menekankan pentingnya infrastruktur ini bagi roda kehidupan masyarakat sekitar.
“Pembangunan Jembatan Garuda merupakan wujud sinergi nyata antara TNI dan masyarakat yang diharapkan dapat memberikan manfaat besar, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas dan mendongkrak perekonomian warga. Kami berharap seluruh proses dapat berjalan lancar sesuai rencana,” ujar H. M Luqman.
Senada dengan Camat, Kepala Desa Kajarharjo Hj. Tineke Eka Wayan mengungkapkan bahwa pemerintah desa siap mengoordinasikan keterlibatan masyarakat secara bergiliran demi mendukung percepatan pembangunan. Antusiasme warga terlihat jelas sejak pagi hari pukul 07.00 WIB, di mana personel TNI dari Koramil Kalibaru, Koramil Glenmore, dan Pos Ramil Tegalsari telah bahu-membahu bersama warga memulai tahap awal pengerjaan fisik sebelum rehat sejenak untuk berdoa bersama.
Sementara itu, Danramil 0825/05 Kalibaru Kapten Inf Didik Yulianto yang hadir menyampaikan permohonan maaf dari Dandim 0825/Banyuwangi karena berhalangan hadir lantaran tugas kedinasan, menjelaskan fungsi strategis dari Jembatan Garuda Tahap VI ini. Menurutnya, infrastruktur ini melampaui sekadar bangunan fisik karena menjadi urat nadi pergerakan masyarakat dari dua kecamatan berbeda.
“Jembatan ini akan menjadi sarana penghubung krusial antara Desa Kajarharjo di Kecamatan Kalibaru dengan Desa Tegalharjo di Kecamatan Glenmore. Melalui akses yang lebih baik, mobilitas masyarakat akan semakin lancar. Kami mengajak seluruh warga untuk terus menjaga semangat kebersamaan ini hingga pembangunan tuntas, agar hasilnya dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tegas Kapten Inf Didik Yulianto.
Berdasarkan data teknis dari pengawas lapangan, Jembatan Garuda Tahap VI ini dirancang secara matang dengan spesifikasi panjang 7 meter, lebar 4 meter, membentang di atas sungai selebar 5 meter, serta memiliki kapasitas tonase yang sangat mumpuni hingga 19 Ton. Konstruksi kokoh ini diproyeksikan aman untuk dilewati kendaraan muatan logistik hasil bumi.
Rangkaian acara tasyakuran diakhiri dengan prosesi pemotongan tumpeng, foto bersama, dan ramah tamah pada pukul 10.00 WIB. Selepas itu, seluruh personel TNI bersama masyarakat langsung kembali ke lokasi kerja untuk melanjutkan proses pengerjaan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif, memancarkan optimisme kuat akan rampungnya jembatan impian masyarakat tersebut.
