PESANGGARAN – Komitmen TNI dalam memperkuat kemanunggalan dengan rakyat kembali ditunjukkan melalui kehadiran Babinsa Desa Sumbermulyo Koramil 0825-11/Pesanggaran, Serka Sumardi, pada kegiatan Pengajian Umum Rutin Ranting NU yang dirangkaikan dengan santunan bagi anak yatim dan kaum duafa. Kegiatan berlangsung khidmat di Masjid Al-Ikhlas 1 Blok 8, Dusun Mulyoasri, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Senin (6/7/2026).
Acara tersebut dihadiri Kepala Desa Sumbermulyo, KH. Fadil selaku Pengasuh Pondok Pesantren Darul Sa’adah, Ustaz Abdul Ghoni sebagai mubalig, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Sumbermulyo, Ketua MWCNU Kecamatan Pesanggaran, tokoh agama, tokoh masyarakat, para ketua RT/RW, serta ratusan jamaah yang mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh khusyuk.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Sumbermulyo menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dalam menjaga tradisi keagamaan. Ia mengajak seluruh warga untuk terus mempererat persatuan, memperkuat kerukunan, serta menjaga keharmonisan lingkungan melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Serka Sumardi mengatakan, kehadirannya merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus wujud dukungan TNI terhadap kegiatan keagamaan yang mampu memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan spiritualitas masyarakat.
“Pengajian seperti ini memiliki peran penting dalam mempererat silaturahmi, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta membangun kebersamaan di tengah masyarakat. Sebagai aparat kewilayahan, kami akan terus mendukung setiap kegiatan positif yang dapat menciptakan situasi yang aman, rukun, dan kondusif,” ungkap Serka Sumardi.
Ia menambahkan, sinergi yang baik antara aparat kewilayahan, pemerintah desa, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat menjadi modal utama dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus memperkuat persatuan di lingkungan Desa Sumbermulyo.
Selain menjadi sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, kegiatan yang disertai pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum duafa ini juga mencerminkan semangat kepedulian sosial serta kebersamaan. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, serta diharapkan terus menjadi wadah mempererat ukhuwah dan memperkokoh kehidupan religius masyarakat.
