Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat. Langkah tersebut ditandai dengan audiensi bersama Direktorat Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota, Balai Kota Malang, Jumat (10/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun ekosistem digital yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing wilayah.
“Digitalisasi sektor-sektor strategis sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Harapannya, produk domestik bruto (PDB) Kota Malang dapat meningkat melalui pemanfaatan teknologi digital,” ujar Edwin.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekosistem digital, Kementerian Komdigi akan meluncurkan Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) pada Agustus 2026. Program tersebut dirancang menjadi pintu masuk kolaborasi dalam mempercepat transformasi digital di Kota Malang.
Edwin menjelaskan, audiensi ini merupakan tahap awal dalam proses problem discovery atau identifikasi kebutuhan daerah. Melalui pendekatan tersebut, Komdigi ingin memahami tantangan dan potensi yang dimiliki Kota Malang agar program digitalisasi yang dikembangkan benar-benar tepat sasaran. Pengembangan itu juga mencakup pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan berbagai teknologi digital lainnya.
Menurutnya, program serupa juga tengah dikembangkan di sejumlah daerah lain, seperti Medan, Sleman, Wonogiri, dan Lamongan. Fokus pengembangannya mencakup berbagai sektor strategis, di antaranya pariwisata, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pertanian, hingga peternakan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso, menyambut baik inisiatif Kementerian Komdigi tersebut. Ia mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dalam memperkuat transformasi digital di Kota Malang.
Erik menilai Kota Malang memiliki modal besar untuk menjadi salah satu pusat pengembangan ekosistem digital nasional. Selain dikenal sebagai kota pendidikan, Malang juga memiliki sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta terus berkembang sebagai pusat talenta dan inovasi digital.
Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kota Malang berharap sinergi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital semakin kuat. Dengan demikian, transformasi digital dapat menghadirkan layanan publik yang lebih efektif, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, serta mendorong pembangunan daerah yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. (XL)
