Kakanwil Ditjenpas Jatim Sidak Lapas Banyuwangi, Pastikan Layanan Warga Binaan Berjalan Sesuai SOP

BANYUWANGI – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur, Kusnali, melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi, Senin (6/7). Kunjungan tersebut difokuskan pada kegiatan Pembinaan, Monitoring, Pengawasan, dan Pengendalian (Bintorwasdal) guna memastikan seluruh layanan kepada masyarakat dan pemenuhan hak-hak warga binaan berjalan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

Dalam peninjauannya, Kusnali menyisir sejumlah fasilitas penting di lingkungan Lapas, mulai dari area pelayanan publik, galeri hasil karya warga binaan, blok hunian, hingga Dapur Sehat. Ia menegaskan bahwa seluruh layanan harus dilaksanakan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

“Semua layanan harus dipastikan berjalan sesuai SOP. Tidak boleh ada penyimpangan, dan pemenuhan hak-hak warga binaan wajib menjadi prioritas utama,” tegas Kusnali.

Di area pelayanan, Kakanwil mengapresiasi hasil program pembinaan kemandirian yang ditampilkan di galeri karya warga binaan. Salah satu yang menarik perhatian adalah batik tulis khas Banyuwangi yang dinilai memiliki kualitas baik, motif yang unik, dan memiliki nilai jual tinggi.

Kusnali kemudian melanjutkan peninjauan ke blok hunian untuk melihat langsung kondisi warga binaan. Dalam kesempatan itu, ia berdialog secara langsung dengan sejumlah warga binaan guna menyerap aspirasi sekaligus memastikan layanan kesehatan, pembinaan, dan kebutuhan dasar telah diberikan secara optimal.

Selain mendengarkan masukan, Kusnali juga mengajak seluruh warga binaan untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas. Ia menekankan pentingnya mematuhi seluruh peraturan serta mengikuti program pembinaan sebagai bekal kembali ke masyarakat.

“Mari kita jaga komitmen bersama. Patuhi aturan yang ada, ikuti pembinaan dengan baik, dan hindari segala bentuk penyimpangan yang dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban,” pesannya.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Dapur Sehat Lapas Banyuwangi. Kusnali memeriksa secara langsung proses pengolahan makanan, kebersihan dapur, hingga penyajian menu bagi warga binaan. Ia menekankan pentingnya menjaga standar higienitas serta memastikan makanan yang disajikan memiliki kualitas gizi yang baik.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Banyuwangi, Solichin, menyatakan seluruh arahan yang diberikan Kakanwil akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pengawasan di lingkungan Lapas.

“Kunjungan dan penguatan dari Bapak Kakanwil menjadi motivasi besar bagi seluruh jajaran Lapas Banyuwangi. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, mempertahankan standar Dapur Sehat, memperkuat program pembinaan, serta memastikan seluruh hak warga binaan terpenuhi tanpa adanya pungutan liar maupun penyimpangan aturan,” ujar Solichin. (*)