BANYUWANGI – Komitmen TNI dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus memperkuat sinergitas dengan masyarakat kembali diwujudkan melalui kehadiran Bintara Tinggi Komunikasi Sosial (Bati Komsos) Koramil 0825/09 Tegaldlimo, Serma Ari Wahyudi, yang mewakili Danramil pada acara puncak peringatan Bersih Desa Kalipait. Kegiatan berlangsung di Balai Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Minggu (5/7/2026).
Kehadiran perwakilan Koramil 0825/09 Tegaldlimo menjadi bentuk nyata dukungan TNI terhadap pelestarian adat dan budaya lokal, sekaligus mempererat komunikasi sosial (Komsos) dengan pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah binaan.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Tegaldlimo dan tokoh masyarakat, di antaranya Camat Tegaldlimo Trisetia Supriyanto, S.STP., M.Si., Kapolsek Tegaldlimo AKP Sadimun, S.H., Ketua Panitia Bersih Desa Titis Bagus Subekti, seluruh kepala desa se-Kecamatan Tegaldlimo beserta istri, Babinsa Kalipait Serda Vendi Agustian, Bhabinkamtibmas Kalipait Bripka Roinaldi, para kepala dusun, Ketua dan anggota BPD Desa Kalipait, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars PKK, serta lagu daerah “Umbul-Umbul Blambangan”. Suasana berlangsung khidmat saat Kepala Desa Kalipait, Supriyono, menyampaikan sambutan yang kemudian dilanjutkan sambutan Forkopimka Tegaldlimo yang diwakili Kapolsek Tegaldlimo, AKP Sadimun, S.H.
Setelah pembacaan doa yang dipimpin Samsul Hadi, acara memasuki prosesi inti berupa penyerahan tokoh wayang “Romo Wijoyo” dari Kepala Desa Kalipait kepada Ki Dalang Eddy Siswanto MC sebagai simbol pelestarian budaya dan tradisi masyarakat setempat.
Puncak peringatan Bersih Desa Kalipait ditutup dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk yang membawakan lakon “Wahyu Makutharama”. Pertunjukan tersebut dibawakan oleh Ki Dalang Eddy Siswanto MC, yang dikenal sebagai Dalang Sabet Alap-Alap dari Sanggar Sasono Budoyo Karanganyar, Ambulu, Jember, dan berhasil memukau masyarakat yang memadati lokasi acara.

Secara terpisah, Serma Ari Wahyudi menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan tersebut tidak hanya sebagai bentuk dukungan terhadap kelestarian budaya daerah, tetapi juga untuk memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan kondusif bersama Babinsa serta Bhabinkamtibmas.
“Kegiatan seperti ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong antara TNI, Polri, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat. Sinergitas yang telah terjalin dengan baik harus terus dipelihara demi terciptanya keamanan, persatuan, dan kemajuan wilayah,” ujar Serma Ari Wahyudi. (*)
