Banyuwangi, Actanews.id – Semangat kebersamaan, kedisiplinan, dan pendidikan karakter mewarnai kegiatan Pelantikan Pramuka Penggalang Ramu Gugus Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma’arif se-Kecamatan Cluring Tahun 2026 yang dipusatkan di gugus depan MTs Roudlotul Muta’alimin (ROMU) Simbar, pada 16 Mei 20206. Sekitar 300 siswa dari berbagai MI Ma’arif mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias sebagai bagian dari penguatan karakter generasi muda Nahdliyin.
Kegiatan ini mendapat perhatian langsung dari Ketua LP Ma’arif NU PCNU Banyuwangi, Saeroji, yang hadir memberikan pembinaan kepada peserta, kepala madrasah, guru, serta pembina pramuka. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa pendidikan tidak cukup hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga harus mampu membentuk akhlak, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan peserta didik.
Menurutnya, keberhasilan sebuah lembaga pendidikan sangat dipengaruhi oleh kualitas tata kelola dan kepemimpinan kepala madrasah. Kepala madrasah dinilai memiliki peran strategis dalam menentukan arah perkembangan lembaga, sehingga penguatan fungsi manajerial dan kepemimpinan harus terus dilakukan secara terukur dan berkelanjutan.
“Setiap lembaga pendidikan harus dikelola secara profesional dan memiliki target capaian yang jelas agar mutu pendidikan terus meningkat,” ujar Saeroji di hadapan peserta kegiatan.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pendidikan Ma’arif. Guru dan kepala madrasah, lanjutnya, perlu terus mengembangkan kompetensi melalui pelatihan serta pembelajaran berkelanjutan agar mampu menjawab tantangan perkembangan dunia pendidikan.
Selain itu, Saeroji menilai pendidikan kepramukaan memiliki posisi penting dalam membentuk karakter generasi muda. Pelantikan Penggalang Ramu, menurutnya, bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari proses pendidikan yang menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kejujuran, kepedulian sosial, hingga keberanian dalam mengambil keputusan.
“Pramuka menjadi sarana efektif dalam melahirkan generasi yang mandiri, berakhlak, dan memiliki jiwa kepemimpinan sejak usia dini,” katanya.
Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat. Para peserta tampak mengikuti seluruh rangkaian pelantikan dengan tertib dan antusias. Kekompakan antarpeserta menjadi gambaran tumbuhnya nilai gotong royong serta solidaritas di kalangan pelajar madrasah.
Lebih dari itu, pendidikan pramuka di lingkungan LP Ma’arif NU dipandang sebagai media strategis untuk memperkuat nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah. Melalui berbagai aktivitas kepanduan, para siswa diajak menumbuhkan rasa cinta tanah air, semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta loyalitas terhadap nilai perjuangan Nahdlatul Ulama.
Pelantikan Penggalang Ramu MI se-Kecamatan Cluring ini sekaligus menjadi bukti komitmen seluruh elemen pendidikan Ma’arif dalam memperkuat mutu pendidikan berbasis karakter. Kolaborasi pengurus, kepala madrasah, guru, pembina pramuka, dan masyarakat diharapkan mampu melahirkan generasi yang unggul secara intelektual sekaligus kokoh dalam nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. (Syaf)
