MALANG, — Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang mempercepat pembangunan saluran drainase di kawasan Ledoksari, Kecamatan Tumpang, sebagai langkah pengendalian aliran air hujan dan pencegahan erosi di area perbukitan yang berdekatan dengan pemakaman warga. (20/5/2026)
Pekerjaan drainase dilaksanakan tepat di lingkungan Makam Ledoksari. Saluran dibangun dari pasangan batu kali yang disusun mengikuti kontur lereng untuk mengarahkan aliran air agar tidak langsung menggerus tanah di sekitar makam.
Secara geografis, lokasi ini merupakan lereng dengan vegetasi cukup rapat dan rawan tergerus saat curah hujan tinggi. Tanpa saluran yang memadai, air hujan berpotensi memicu longsoran kecil yang dapat merusak struktur tanah serta mengganggu area pemakaman.
Warga sekitar menyambut baik pembangunan tersebut. Selama ini, aliran air hujan kerap mengikis tanah di sekitar makam, terutama saat musim penghujan, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya longsor.
Di lapangan, petugas tampak menata batu belah pada jalur aliran air yang sebelumnya berupa tanah terbuka. Pekerjaan ini menjadi langkah teknis untuk memperkuat struktur tanah sekaligus menjaga keamanan lingkungan bagi warga yang berziarah.
Kepala Dinas Binas Marga Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma, bahwa pembangunan drainase di Tumpang merupakan bagian dari penanganan titik rawan erosi di kawasan perbukitan Kabupaten Malang.
“Ia menegaskan, meski terlihat sederhana, saluran ini sangat vital untuk mengendalikan aliran air hujan agar risiko pengikisan tanah dapat ditekan.
Dia juga menambahkan, Pihaknya terus memetakan lokasi lain dengan kontur miring dan tingkat kerawanan longsor tinggi untuk penanganan serupa, sehingga lingkungan tetap aman dan masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih nyaman. (XL)
