Foto : Alex Budi Setiyawan, M.H. bersama Ketua BNNK Banyuwangi, Kombes Pol. Rachmat Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M.
Banyuwangi, Actanews.id – Semangat Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 di Kabupaten Banyuwangi diwujudkan melalui berbagai kegiatan positif. Salah satunya adalah “Turnamen Domino HANI 2026”, yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyuwangi pada 9–11 Juli 2026 di Kantor BNNK Banyuwangi, Jalan Basuki Rahmat No. 135, Singotrunan, Kecamatan Banyuwangi.
Turnamen yang diikuti masyarakat umum tersebut memperebutkan hadiah uang pembinaan mulai Rp1 juta bagi juara pertama. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BNNK Banyuwangi mengajak masyarakat berpartisipasi dalam gerakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Hadir dalam kegiatan tersebut Alex Budi Setiyawan, M.H., selaku Ketua KBI Banyuwangi yang juga mewakili Ketua Umum KONI Kabupaten Banyuwangi, Drs. Ahmad Khoirullah, M.M. Dalam kesempatan itu, Alex menyampaikan apresiasi kinerja serta inisiatif BNNK Banyuwangi yang mampu mengemas peringatan HANI, salah satunya melalui kegiatan rurnamen domino. Yanng merupakan olaharaga otak (mind sport).
Menurutnya, kegiatan seperti turnamen domino tidak hanya menjadi ajang kompetisi yang mengasah otak, sportivi, tetapi juga mempererat silaturahmi masyarakat sekaligus menjadi media kampanye hidup sehat tanpa narkoba.
Alex berharap Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Banyuwangi dapat terus berkembang dengan menggelar turnamen secara rutin sebagai sarana pembinaan atlet dan peningkatan prestasi.
“Melalui event yang dilaksanakan secara berkesinambungan, kualitas atlet domino Banyuwangi akan semakin meningkat. Kami juga berharap PORDI Banyuwangi dapat segera bergabung secara resmi dalam naungan KONI sehingga pembinaan olahraga domino dapat berjalan lebih terarah, profesional, dan berprestasi,” ujar Alex, Kamis (9/7/2026) malam.
Sementara itu, Kepala BNNK Banyuwangi, Kombes Pol. Rachmat Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., menegaskan bahwa peringatan HANI tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui aktivitas yang mampu melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun kesadaran akan pentingnya hidup sehat tanpa narkoba. Semangat HANI 2026 harus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Banyuwangi Bersinar (Bersih Narkoba),” tegasnya.
Program Banyuwangi Bersinar (Bersih Narkoba) sendiri merupakan komitmen strategis BNNK Banyuwangi bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari penyalahgunaan narkotika. Berbagai langkah telah dilakukan, mulai dari inovasi layanan publik P4GN, perluasan layanan rehabilitasi, edukasi kepada masyarakat, hingga penguatan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa olahraga dan kebersamaan dapat menjadi media efektif dalam membangun komitmen bersama mewujudkan Banyuwangi Bersinar, sekaligus mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, produktif, dan bebas dari narkoba menuju Indonesia Emas 2045. (Tim)
