Rumah Kebangsaan Jember Resmi Berdiri, Jadi Ruang Kolaborasi Mahasiswa dan Pemerintah Bangun Daerah

Jember – Rumah Kebangsaan Jember resmi diresmikan pada Rabu (8/7/2026) di Jalan Mataram, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember. Kehadiran Rumah Kebangsaan diharapkan menjadi wadah kolaborasi bagi mahasiswa, pemerintah, dan berbagai elemen masyarakat dalam memperkuat semangat kebangsaan sekaligus mendukung pembangunan daerah.

Peresmian yang diinisiasi Ketua Umum PC PMII Jember, M. Taufiqur Rahman, tersebut dihadiri sekitar 50 peserta. Hadir dalam kesempatan itu Ketua DPRD Kabupaten Jember H. Ahmad Halim, S.Sos., Kasdim 0824 Jember Mayor Inf. Slamet Wahyudi, Wakapolres Jember Kompol Antonio Effan Sulaiman, S.Psi., S.I.K., Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jember Lingga Diputra, S.Sos., Kasidatun Kejaksaan Negeri Jember Rendy Indro Nursasongko, S.H., M.H., Kapolsek Kaliwates Kompol Akhmad Musofah, S.H., Kasat Intelkam Polres Jember AKP Hari Subagyo, serta para ketua organisasi kemahasiswaan se-Kabupaten Jember.

Dalam sambutannya, Wakapolres Jember Kompol Antonio Effan Sulaiman menegaskan bahwa Rumah Kebangsaan diharapkan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyalurkan ide, gagasan, dan inovasi yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Jember.

Menurutnya, sinergi antara mahasiswa, pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat merupakan modal penting dalam mewujudkan daerah yang aman, maju, dan sejahtera.

“Rumah Kebangsaan ini diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi yang melahirkan berbagai gagasan konstruktif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jember. Masukan dari kalangan mahasiswa sangat dibutuhkan sebagai bagian dari pembangunan daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Jember H. Ahmad Halim menyampaikan apresiasi atas berdirinya Rumah Kebangsaan sebagai rumah aspirasi bagi kalangan mahasiswa. Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara mahasiswa dan pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Ia juga menilai partisipasi aktif mahasiswa melalui gagasan, kritik yang konstruktif, serta berbagai inovasi akan menjadi energi positif bagi pembangunan daerah, termasuk dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Peresmian Rumah Kebangsaan Jember menjadi langkah awal dalam membangun ruang dialog yang inklusif serta memperkuat semangat kebangsaan di kalangan generasi muda. Keberadaan rumah kebangsaan ini diharapkan mampu mempererat kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, organisasi kemahasiswaan, dan masyarakat demi mewujudkan pembangunan Kabupaten Jember yang lebih maju, harmonis, dan berkelanjutan.(ARHMS)