MALANG Actanews.id – Pemerintah Kabupaten Malang terus memperkuat infrastruktur di wilayah pedesaan. Melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga, pembangunan dinding penahan mulai dikerjakan di ruas jalan kabupaten yang berada di Desa Pucangsongo, Kecamatan Pakis, sebagai upaya mengantisipasi longsor sekaligus menjaga kelancaran akses transportasi masyarakat.
Proyek yang didanai melalui APBD Kabupaten Malang Tahun Anggaran 2026 tersebut merupakan bagian dari kegiatan Penyediaan Perlengkapan Jalan di Jalan Kabupaten – Pembangunan Dinding Penahan Pucangsongo. Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, pekerjaan ditargetkan selesai dalam waktu 120 hari kalender.
Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Khairul Isnadi Kusuma, S.T., M.T., menjelaskan pembangunan dinding penahan dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga stabilitas badan jalan yang selama ini rawan mengalami longsor.
“Dinding penahan ini dibangun untuk memperkuat badan jalan agar tetap stabil dan aman dilalui masyarakat. Wilayah Pucangsongo memiliki kontur tanah yang cukup rawan longsor saat curah hujan tinggi, sehingga penguatan tebing menjadi kebutuhan yang mendesak,” ujar Khairul saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Sabtu (4/7/2026).
Menurutnya, keberadaan dinding penahan akan meminimalkan risiko ambles maupun longsor yang berpotensi memutus akses jalan. Dengan demikian, mobilitas masyarakat dapat tetap berjalan lancar sepanjang tahun, termasuk saat musim penghujan.
Pembangunan infrastruktur tersebut dipastikan membawa manfaat besar bagi masyarakat Desa Pucangsongo maupun Desa Pakiskembar. Ruas jalan itu merupakan jalur utama yang setiap hari digunakan warga untuk beraktivitas, termasuk para petani yang mengangkut hasil pertanian berupa sayuran, buah-buahan, dan berbagai komoditas lainnya menuju pasar di Kecamatan Pakis hingga Kota Malang.
Dengan kondisi jalan yang lebih kuat dan aman, distribusi hasil pertanian diharapkan semakin lancar sehingga mampu mendukung peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan tersebut.
Salah seorang warga Desa Pucangsongo menyambut baik dimulainya pembangunan dinding penahan tersebut. Selama ini, warga kerap dihantui kekhawatiran saat melintasi jalan itu ketika hujan deras karena kondisi tanah di sekitar tebing sering mengalami pergerakan.
“Kami sangat bersyukur akhirnya dibangun. Kalau hujan deras, kami selalu waswas karena takut longsor. Semoga setelah selesai nanti jalan ini benar-benar aman dan aktivitas warga tidak lagi terganggu,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Malang menegaskan pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok desa menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah. Selain menjaga konektivitas antarwilayah, peningkatan kualitas infrastruktur juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan jalan, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Warga pun berharap proyek yang dijadwalkan berlangsung selama 120 hari kalender itu dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai spesifikasi, sehingga saat musim penghujan tiba akses jalan di Desa Pucangsongo tetap aman, nyaman, dan terbebas dari ancaman longsor maupun erosi. (XL)
