Actanews.id – Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Banyuwangi menggelar pembinaan intensif bagi calon kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Jawa Timur 2025. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, (15/12), di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Banyuwangi, sebagai bagian dari persiapan menuju kompetisi yang akan digelar di Jember tahun depan.
Ketua LPTQ Banyuwangi, M.Yanuar Bramudya, menegaskan bahwa pembinaan ini bertujuan mencetak kafilah unggulan yang mampu mengharumkan nama daerah. “Kami berharap peserta tampil maksimal, tidak hanya meraih juara, tetapi juga membawa keberkahan dan nama baik Banyuwangi,” ujar Bram melalui pesan WhatsApp.

Pembinaan Komprehensif
Kegiatan ini melibatkan peserta dari berbagai kecamatan yang telah lolos seleksi awal. Mereka mendapatkan pembekalan dari pembina berpengalaman, termasuk mantan juara MTQ tingkat nasional dan internasional. Salah satu pembina, Yasin Alibi, menyampaikan bahwa pembinaan mencakup aspek teknis hingga mental.
“Juara adalah bonus. Yang utama adalah ibadah dan keberkahan dari membaca Al-Qur’an,” tegas Yasin. Materi yang diajarkan meliputi:
1. Tajwid dan Fashahah: Peserta dilatih memperbaiki kaidah bacaan agar lebih benar dan indah.
2. Irama Tilawah (Nagham): Pembinaan fokus pada penggunaan irama seperti bayati, hijaz, dan rast.
3. Pendalaman Tafsir: Peserta cabang tafsir memahami isi Al-Qur’an dalam bahasa Arab dan terjemahan.
4. Latihan Mental dan Kepercayaan Diri: Simulasi tampil di depan umum untuk meningkatkan kesiapan peserta.
Banyuwangi dikenal memiliki tradisi kuat dalam pengembangan generasi Qurani melalui berbagai program di madrasah dan pesantren. Samsul Huda, salah satu pengurus LPTQ, menegaskan bahwa keberhasilan MTQ tak hanya diukur dari piala, tetapi juga dari meningkatnya kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
“LPTQ Banyuwangi berkomitmen mencetak generasi muda yang tidak hanya pandai membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Salah satu peserta, yang mewakili MI Darunnajah 2 Banyuwangi, mengungkapkan rasa syukurnya. “Saya beruntung mendapatkan pembinaan ini. Materinya sangat bermanfaat, terutama dalam memperbaiki tajwid dan kualitas suara. Semoga usaha kami membuahkan hasil di MTQ nanti,” ujarnya.
