Banyuwangi – Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat terus menguat dalam pelaksanaan karya bakti pembangunan Jembatan Garuda di Dusun Gumukcandi, Desa Songgon, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi. Memasuki hari kesembilan, Selasa (7/7/2026) pukul 07.00 WIB, proses pembangunan berlangsung dengan penuh semangat sebagai wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat.
Kegiatan dipimpin oleh Peltu Zainul Arifin selaku Batituud Koramil 0825/20 Songgon. Sejumlah personel TNI dari berbagai satuan turut diterjunkan, di antaranya Pelda Arief dari Staf Kodim 0825/Banyuwangi, personel Koramil 0825/12 Rogojampi, Koramil 0825/13 Singojuruh, serta Koramil 0825/14 Kabat. Mereka bekerja berdampingan dengan Imam Mukhlis, Kepala Dusun Gumukcandi, bersama sekitar 20 warga setempat.
Kolaborasi antara TNI dan masyarakat tersebut mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dalam membangun infrastruktur yang bermanfaat bagi kepentingan bersama. Kehadiran seluruh elemen dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembangunan desa merupakan tanggung jawab yang dapat diwujudkan melalui sinergi dan gotong royong.
Jembatan Garuda yang sedang dibangun memiliki panjang 8 meter, lebar 4 meter, dan tinggi sekitar 6 meter dari permukaan air. Pada hari kesembilan, pekerjaan difokuskan pada tahap pemasangan pondasi dan pembesian sebagai bagian penting dalam memperkuat struktur utama jembatan agar kokoh dan aman digunakan.
Keberadaan jembatan ini nantinya diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah di Dusun Gumukcandi. Selain mempermudah akses masyarakat menuju pusat kecamatan, pasar, fasilitas kesehatan, dan sekolah, jembatan tersebut juga akan memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Hingga kegiatan berakhir, seluruh proses pembangunan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Semangat pengabdian TNI bersama masyarakat diharapkan terus menjadi kekuatan dalam mewujudkan pembangunan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga.
