Banyuwangi – Hujan yang mengguyur Dusun Gumukcandi, Desa Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (30/7/2026) pagi, tidak menyurutkan semangat personel TNI bersama masyarakat dalam melanjutkan pembangunan Jembatan Garuda Kodim 0825/Banyuwangi. Sejak pukul 07.00 WIB, Komandan Koramil (Danramil) 0825/20 Songgon, Kapten Kav Andoko, memimpin langsung kegiatan karya bakti untuk mempercepat penyelesaian jembatan yang menjadi akses vital bagi warga.
Di bawah pengawasan Danramil, seluruh rangkaian pekerjaan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar meskipun cuaca kurang bersahabat. Kehadiran komandan di lapangan menjadi bentuk komitmen TNI dalam memastikan pembangunan infrastruktur bagi masyarakat berjalan sesuai target.
Kegiatan karya bakti tersebut melibatkan berbagai unsur. Selain personel Koramil 0825/20 Songgon, turut hadir Pelda Arief dari Staf Kodim 0825/Banyuwangi, tim konsultan teknis, personel gabungan dari Koramil 0825/12 Rogojampi, Koramil 0825/13 Singojuruh, dan Koramil 0825/14 Kabat. Pembangunan juga didukung delapan tenaga tukang serta sekitar 20 warga Dusun Gumukcandi yang bergotong royong bersama TNI.
Sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian proyek. Semangat kebersamaan yang terjalin mencerminkan kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat luas.
Jembatan Garuda memiliki panjang 8 meter, lebar 4 meter, dengan tinggi sekitar 6 meter dari permukaan air. Infrastruktur ini diproyeksikan menjadi jalur penghubung utama antara Dusun Gumukcandi dan pusat Kecamatan Songgon sehingga mampu meningkatkan mobilitas warga.
Pada tahap pengerjaan hari ini, pekerjaan difokuskan pada pemasangan pondasi sayap jembatan, setrek batu pondasi dan sayap, pemasangan bondex, serta perakitan besi struktur. Berkat kerja sama seluruh pihak, progres pembangunan kini telah mencapai sekitar 80 persen, menandakan proyek tersebut memasuki tahap akhir penyelesaian.
Keberadaan Jembatan Garuda diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat, mulai dari mempermudah akses menuju pasar, fasilitas kesehatan, sekolah, hingga memperlancar distribusi hasil pertanian. Infrastruktur ini diyakini akan mendukung peningkatan aktivitas ekonomi sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Songgon. (*)
