Semarak Maulid Nabi, MTs Maulana Ishaq Gelar Kirab Keliling Desa Benerlanlor

Banyuwangi, Kabat  — Suasana Desa Benerlanlor tampak berbeda pada Sabtu (5/9/2026). Lantunan shalawat dan semangat para pelajar menggema di sepanjang jalan desa dalam rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh MTs Maulana Ishaq.

Mengusung tema “Teladan Rasulullah, Inspirasi Pelajar Masa Kini”, kegiatan Maulid Nabi tahun ini dikemas dengan konsep yang tidak hanya berlangsung di lingkungan madrasah, tetapi diawali dengan kirab keliling Desa Benerlanlor.

Sejak pagi, para siswa MTs Maulana Ishaq dari berbagai jenjang berkumpul dengan penuh semangat. Dengan barisan yang tertib dan kompak, mereka mengikuti kirab menyusuri jalan-jalan Desa Benerlanlor. Lantunan shalawat yang mengiringi perjalanan membuat suasana semakin semarak dan menghadirkan nuansa religius di tengah masyarakat.

Kirab tersebut menjadi salah satu bagian yang paling menarik dalam rangkaian kegiatan. Kehadiran para siswa di tengah masyarakat bukan sekadar untuk memeriahkan acara, tetapi juga menjadi bentuk syiar Islam dan ungkapan kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Antusiasme siswa terlihat sepanjang perjalanan. Mereka belajar menjaga kekompakan, kedisiplinan, ketertiban, serta kebersamaan. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara madrasah dengan masyarakat Desa Benerlanlor.

Setelah menyelesaikan kirab, seluruh peserta kemudian kembali ke MTs Maulana Ishaq untuk mengikuti rangkaian acara inti Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan.

Melalui tema “Teladan Rasulullah, Inspirasi Pelajar Masa Kini”, seluruh peserta diajak untuk tidak hanya mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga mengambil nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Rasulullah SAW menjadi sosok yang sangat relevan untuk dijadikan inspirasi bagi generasi pelajar. Kejujuran, kedisiplinan, kasih sayang, tanggung jawab, kesabaran, dan kepedulian terhadap sesama merupakan nilai-nilai yang diharapkan dapat tumbuh dalam diri setiap peserta didik.

Kepala MTs Maulana Ishaq, Rustam Effendi, S.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan Maulid Nabi merupakan momentum penting untuk membangun karakter dan kecintaan siswa kepada Rasulullah SAW.

“Tema Teladan Rasulullah, Inspirasi Pelajar Masa Kini memiliki pesan yang sangat kuat bagi anak-anak kita. Kami ingin siswa tidak hanya mengenal Rasulullah melalui cerita dan sejarah, tetapi juga mampu meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Rustam Effendi.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan kirab keliling desa juga memiliki nilai edukatif yang penting bagi siswa.

“Kirab ini bukan sekadar kegiatan untuk meramaikan Maulid. Anak-anak belajar tentang kedisiplinan, kekompakan, kebersamaan, dan bagaimana madrasah hadir di tengah masyarakat. Kami berharap pengalaman ini menjadi kenangan sekaligus pembelajaran yang bermakna bagi mereka,” tambahnya.

Menurut Rustam, generasi pelajar saat ini menghadapi tantangan yang semakin beragam. Karena itu, pendidikan karakter dan keteladanan Rasulullah SAW perlu terus ditanamkan agar siswa memiliki pegangan dalam menjalani kehidupan.

Rangkaian kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MTs Maulana Ishaq pun menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan antara siswa, guru, madrasah, dan masyarakat. Kirab yang menyusuri Desa Benerlanlor menjadi gambaran bahwa semangat keislaman dapat hadir sekaligus menyatu dengan kehidupan masyarakat.

Dengan semangat “Teladan Rasulullah, Inspirasi Pelajar Masa Kini”, MTs Maulana Ishaq berharap peringatan Maulid Nabi tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu menginspirasi seluruh siswa untuk menjadi pelajar yang berakhlak mulia, disiplin, berprestasi, peduli terhadap sesama, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan.

Dari jalan-jalan Desa Benerlanlor, shalawat menggema. Dari madrasah, keteladanan Rasulullah diharapkan terus tumbuh menjadi inspirasi bagi generasi masa kini. (MN.Effendi)