BANYUWANGI – Kebakaran melanda lahan kosong di Dusun Tratas, Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (4/9/2026). Api membakar vegetasi dan material kering di lahan seluas kurang lebih 50 x 80 meter.
Peristiwa tersebut diketahui warga sekitar pada pukul 14.00 WIB. Karena kobaran api terus merambat dan berpotensi meluas, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut melalui Call Center Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi pada pukul 14.47 WIB.
Mendapat laporan, petugas piket segera melakukan koordinasi dan menyiapkan personel, armada serta peralatan pemadaman. Tim kemudian berangkat pada pukul 14.50 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 15.15 WIB.
Setibanya di lokasi, petugas terlebih dahulu melakukan pengamatan untuk mengetahui sumber api, kondisi lingkungan, serta arah rambatan kobaran api. Kendala dihadapi karena titik kebakaran berada di bagian tengah lahan dan tidak dapat dijangkau langsung oleh unit mobil pemadam.
Petugas pun melakukan pemadaman awal secara manual menggunakan timba berisi air serta ranting dan daun untuk mengendalikan kobaran api sekaligus mencegah api merambat semakin luas.
Setelah kondisi mulai terkendali, petugas melanjutkan pemadaman pada bagian yang dapat dijangkau menggunakan selang. Sebanyak tiga selang berukuran 1,5 inci digelar menuju titik api dan dilengkapi satu nozzle untuk mengarahkan penyemprotan air.
Penanganan berlangsung cukup lama. Kobaran api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.12 WIB. Setelah itu, petugas melakukan pendinginan dan penyisiran atau overhaul di seluruh area yang terbakar untuk memastikan tidak ada bara maupun titik panas yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Proses penanganan secara keseluruhan dinyatakan selesai pada pukul 18.32 WIB.
Berdasarkan hasil investigasi awal di lokasi, kebakaran diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah. Bara atau bunga api dari pembakaran sampah diduga terbawa angin dan mengenai rumput ilalang yang dalam kondisi kering.
Api kemudian dengan cepat merambat ke vegetasi kering lainnya. Kondisi lahan yang dipenuhi rerumputan kering ditambah hembusan angin membuat kobaran api lebih mudah meluas.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Kerugian materiil juga dilaporkan nihil.
Penanganan kebakaran melibatkan tiga personel dari Sektor Srono dan Regu Pemadam Kebakaran (Redkar), dengan dukungan TNI, Polri, perangkat kecamatan, perangkat desa, Trantib serta masyarakat sekitar.
Petugas juga melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi untuk memastikan kondisi benar-benar aman serta mengumpulkan informasi dari sejumlah saksi sebagai bagian dari upaya mengetahui penyebab awal kebakaran.

Damkarmat Banyuwangi mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, terutama ketika kondisi vegetasi di sekitar lokasi dalam keadaan kering. Bara api yang tampak kecil dapat dengan mudah terbawa angin dan memicu kebakaran yang lebih luas. (*)
