Banyuwangi, Actanews.id – Sebuah rumah di Dusun Pasinan, Desa Singojuruh, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, hangus dilalap api pada Jumat dini hari (29/11). Kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik ini menyebabkan kerugian hingga Rp 100 juta.
Menurut informasi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi, rumah tersebut milik Mahali (48), yang saat kejadian sedang berada di luar kota. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 01.10 WIB dan dilaporkan ke call center Damkarmat pada pukul 01.26 WIB.
Warga setempat yang melihat asap disertai kobaran api berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Salah satu warga, Danang Setiawan (32), segera melaporkan kejadian tersebut ke Call Center Damkarmat melalui nomor darurat 0822-1131-2113.

Tim Damkarmat dari Sektor Srono dan Genteng langsung dikerahkan ke lokasi kejadian. Humas Damkarmat Banyuwangi, Dhafi, menjelaskan proses pemadaman memakan waktu sekitar 30 menit dan selesai sepenuhnya pada pukul 03.00 WIB.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik,” ungkap Dhafi.
Kendati demikian, api yang cepat menjalar menghanguskan sebagian besar bangunan rumah. “Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 100 juta,” tambahnya.
Berita Terkait
Dandim 0825/Banyuwangi Hadiri Upacara Hardiknas yang Dipimpin Langsung Mendikdasmen di Taman Blambangan BANYUWANGI – Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, menghadiri upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 yang digelar di Taman Blambangan, Sabtu (02/05/2026). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, dan diikuti oleh jajaran Forkopimda, pelajar, serta insan pendidikan se-Banyuwangi. Dalam amanatnya, Prof. Dr. Abdul Mu’ti menekankan pentingnya peran seluruh elemen bangsa dalam memajukan pendidikan nasional. Ia menyampaikan bahwa peringatan Hardiknas bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen dalam menciptakan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkarakter guna menghadapi tantangan global di masa depan. Sementara itu, Letkol Arm Tryadi Indrawijaya menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk dukungan TNI terhadap kemajuan dunia pendidikan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, aparat, dan lembaga pendidikan sangat penting dalam membentuk generasi muda yang disiplin, berintegritas, serta memiliki semangat kebangsaan yang kuat. Ia berharap peringatan Hardiknas ini dapat menjadi pemacu semangat bagi seluruh pihak untuk terus berkontribusi dalam pembangunan pendidikan di Banyuwangi.