Foto : Komunitas Tukang Cukur (KTC) Laros Banyuwangi
Banyuwangi, Actanews.id – Berawal dari keinginan sederhana untuk mempererat persaudaraan sesama profesi tukang cukur, Komunitas Tukang Cukur (KTC) Laros Banyuwangi kini berkembang menjadi wadah solidaritas sekaligus gerakan sosial yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Ketua KTC Laros Banyuwangi, Moh.Shodikin yanng akrab disapa Dhikin menjelaskan bahwa komunitas ini berdiri karena adanya kesadaran, jika kebersamaa akan membuat berkembang.. Ia kemudian mengajak rekan seprofesi untuk membentuk sebuah komunitas dengan jumlah anggota sepulub orang, yang tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga memperkuat ikatan persaudaraan.
“Awalnya saya hanya ingin punya saudara sesama tukang cukur. Dari situ kami mulai berkumpul, bersilaturahmi, dan akhirnya terbentuk komunitas ini,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Komunitas ini resmi terbentuk pada tahun 2020, tepatnya 1 Muharram 1441 Hijriah, bertepatan dengan malam Jumat. Sejak saat itu, KTC Laros Banyuwangi terus aktif menggelar berbagai kegiatan, mulai dari silaturahmi rutin hingga program sosial.

Salah satu kegiatan mereka adalah “TEBAR MANFAAT”, yakni mencukur rambut gratis bagi para santri di berbagai pondok pesantren di wilayah Kabupaten Banyuwangi. Dalam setiap kunjungan, jumlah santri yang dilayani bisa mencapai puluhan hingga lebih dari 100 orang, tergantung kapasitas pesantren.
“Kegiatan ini, kami renncanakan dan lakukan setiap tiga bulan sekali. Alhamdulillah sudah berjalan hingga kini dan terus konsisten,” tambahnya.
Selain itu, komunitas juga rutin mengadakan halal bihalal saat Hari Raya sebagai sarana saling memaafkan dan mempererat hubungan antaranggota.
Meski telah aktif dalam kegiatan sosial, Dhikin mengakui bahwa komunitasnya masih berupaya dalam peningkatan keterampilan anggota.
Hingga kini, pelatihan barbershop masih minim dengan kuota terbatas.
“Kami sangat berharap ada dukungan dari pemerintah maupun pihak terkait untuk pelatihan. Itu penting agar kemampuan teman-teman semakin meningkat,” ungkapnya.


Ke depan, KTC Laros Banyuwangi menargetkan dapat menjaring lebih banyak anggota dan memperluas dampak sosialnya dan kebermanfatannya.
“Harapan kami komunitas ini bisa terus berkembang, semakin banyak saudara, dan manfaat yang diberikan juga semakin besar,” pungkasnya.
Pengurus Komunitas Tukang Cukur (KTC) Laros – Banyuwangi :
Ketua: Moh. Shodikin – Pangkas Rambut Dhikin AJ (Desa Badean)
Sekretaris: Anas – Dusun Derwono/Balak
Bendahara: Ibrahim – Pangkas Rambut Rapi, Balak Kidul. (Tim)
