BANYUWANGI, Actanews.id – Polresta Banyuwangi menggandeng Dinas Pertanian dalam mengawal program optimalisasi lahan pertanian, khususnya penanaman jagung di musim kemarau, guna mendukung ketahanan pangan daerah.
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, menyampaikan bahwa lahan sawah yang kurang produktif saat kemarau dialihkan untuk tanaman jagung. “Di Kecamatan Giri saja, sudah ada lima hektare yang menjadi lahan percontohan,” ujarnya, Kamis (25/07).
Program ini menargetkan total 2.000 hektare lahan jagung di seluruh Banyuwangi. Saat ini, sekitar 1.000 hektare telah ditanami, dan sisanya dalam proses konversi dari padi ke jagung.
Polisi tidak hanya mengawal proses tanam, tapi juga memastikan distribusi pupuk dan memberikan pendampingan kepada petani. Hasil panen berupa bibit unggul akan dijual melalui koperasi petani untuk memperluas cakupan tanam.
“Kami targetkan 20 ton bibit dari lima hektare ini. Permintaan pasar terhadap bibit cukup tinggi, sehingga ini juga menguntungkan petani,” tambah Kombes Rama.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian petani sekaligus menjaga ketahanan pangan berkelanjutan di Banyuwangi. (***)
Berita Terkait
Dandim 0825/Banyuwangi Hadiri Upacara Hardiknas yang Dipimpin Langsung Mendikdasmen di Taman Blambangan BANYUWANGI – Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, menghadiri upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 yang digelar di Taman Blambangan, Sabtu (02/05/2026). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, dan diikuti oleh jajaran Forkopimda, pelajar, serta insan pendidikan se-Banyuwangi. Dalam amanatnya, Prof. Dr. Abdul Mu’ti menekankan pentingnya peran seluruh elemen bangsa dalam memajukan pendidikan nasional. Ia menyampaikan bahwa peringatan Hardiknas bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen dalam menciptakan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkarakter guna menghadapi tantangan global di masa depan. Sementara itu, Letkol Arm Tryadi Indrawijaya menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk dukungan TNI terhadap kemajuan dunia pendidikan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, aparat, dan lembaga pendidikan sangat penting dalam membentuk generasi muda yang disiplin, berintegritas, serta memiliki semangat kebangsaan yang kuat. Ia berharap peringatan Hardiknas ini dapat menjadi pemacu semangat bagi seluruh pihak untuk terus berkontribusi dalam pembangunan pendidikan di Banyuwangi.