Muhammadiyah Banyuwangi Instruksikan Penarikan Sekolah dari Turnamen Futsal Dandim Cup 2024, Pasca Insiden Pengeroyokan

Banyuwangi, Actanews.id – Setelah insiden pengeroyokan yang menimpa dua siswa SMK Muhammadiyah 6 Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi dalam ajang Turnamen Futsal Dandim Cup 2024, Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyuwangi mengeluarkan instruksi resmi terkait partisipasi sekolah-sekolah Muhammadiyah di kompetisi tersebut.

Surat instruksi dengan nomor 1043/INS/III.4/A/2024, diterbitkan pada Senin, 16 September 2024, pukul 09.00 WIB. Dalam instruksinya, Dikdasmen PDM Banyuwangi meminta agar seluruh sekolah/madrasah  yang berpartisipasi segera mengundurkan diri.

Langkah ini diambil menyusul keputusan SMK Muhammadiyah 6 Rogojampi untuk mundur dari turnamen tersebut setelah adanya insiden tragis yang melibatkan siswa mereka.

Menurut pernyataan resmi SMK Muhammadiyah 6 Rogojampi, insiden pengeroyokan terjadi saat kedua siswa mereka saat mengikuti pertandingan. Peristiwa ini memicu kekhawatiran atas keamanan dan keselamatan para peserta, yang kemudian direspons dengan cepat oleh Dikdasmen PDM Banyuwangi melalui surat edaran yang meminta seluruh sekolah Muhammadiyah di wilayah Banyuwangi untuk segera menarik partisipasinya dari turnamen yang diselenggarakan oleh Infinity Organizer.

“Keselamatan dan keamanan siswa adalah prioritas utama kami,” ujar Ketua Dikdasmen PDM Banyuwangi dalam keterangan tertulis.

Dengan keluarnya instruksi ini, seluruh sekolah dan madrasah Muhammadiyah yang masih berpartisipasi diharapkan segera mengundurkan diri demi menghindari risiko serupa.

Keputusan tersebut juga merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan acara olahraga di Banyuwangi, agar dapat lebih memperhatikan faktor keamanan bagi seluruh peserta di masa mendatang. (**)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *