Banyuwangi – Babinsa Desa Kebaman Koramil 0825-08/Srono, Sertu Musta’an, menghadiri kegiatan Tasyakur Wisuda Khotmil Qur’an Santri Jenjang Mahir Angkatan XV dan Wisuda Tahfidz 30 Juz Periode 2025–2026 TPQ Wali Songo yang digelar di Dusun Kebaman RT 01/RW 01, Desa Kebaman, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (07/07/2026).
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap pembinaan karakter generasi muda melalui pendidikan keagamaan, sekaligus mempererat sinergi antara aparat kewilayahan, lembaga pendidikan Islam, dan masyarakat.
Acara dihadiri Ketua LP3Q Metode Tartili Kabupaten Banyuwangi Kyai Abdul Rozak Hasan, Koordinator LP3Q Metode Tartili Kecamatan Srono Ustadz Infitahuddin, Ketua TPQ Wali Songo Ustadzah Nur Irma Lamhatin, Kasi Kesejahteraan Rakyat Desa Kebaman M. Yasin yang mewakili Kepala Desa Kebaman, Kepala Dusun Kebaman Anshori, Sertu Musta’an selaku Babinsa Desa Kebaman, para wali santri, serta tamu undangan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Yalal Waton, sambutan Ketua Panitia, prosesi wisuda santri, sambutan perwakilan wali santri, sambutan unsur Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka), penyerahan penghargaan kepada santri dan santriwati berprestasi, serta ditutup dengan doa bersama.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur. Para santri yang telah menyelesaikan pembelajaran Al-Qur’an dan program tahfidz menerima apresiasi atas capaian mereka sebagai bentuk penghargaan terhadap ketekunan dalam menuntut ilmu agama.
Sertu Musta’an menyampaikan bahwa pendidikan Al-Qur’an memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia, berwawasan kebangsaan, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.
“Kami mengapresiasi dedikasi para pengajar TPQ, orang tua, serta seluruh pihak yang telah membimbing para santri hingga berhasil menyelesaikan pendidikan Al-Qur’an. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal untuk membentuk generasi yang beriman, berakhlak, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi antara lembaga pendidikan keagamaan, pemerintah desa, aparat kewilayahan, dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam menciptakan generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter, moral, dan semangat kebangsaan yang kuat.
Seluruh rangkaian kegiatan Tasyakur Wisuda Khotmil Qur’an dan Wisuda Tahfidz TPQ Wali Songo berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Momentum tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam mendukung pembinaan generasi Qurani sebagai investasi sumber daya manusia yang berkualitas sekaligus memperkuat nilai-nilai religius dan persatuan di tengah kehidupan bermasyarakat.
