JAKARTA – Persatuan Purnawirawan (PP) Polri menyatakan dukungan terhadap langkah tegas Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto dalam menindak dugaan tindak pidana penyadapan ilegal, pengambilan data elektronik, dan akses ilegal yang diduga melibatkan sejumlah oknum anggota Polri.
Dukungan tersebut disampaikan dalam audiensi PP Polri bersama Kapolri di Lobby Utama Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Ketua Umum PP Polri Jenderal Polisi (Purn.) Bambang Hendarso Danuri menegaskan, pihaknya prihatin atas dugaan pelanggaran yang terjadi. Namun, ia mengapresiasi keberanian dan ketegasan Kapolri dalam mengambil langkah penegakan hukum terhadap anggota yang diduga terlibat.
Menurut Bambang, persoalan tersebut harus dipandang sebagai proses penegakan hukum terhadap dugaan tindak pidana, bukan sebagai persaingan atau konflik kepentingan di lingkungan internal Polri.
Ia menilai, tindakan tegas terhadap oknum justru menjadi bagian penting dalam menjaga kehormatan, integritas, dan kredibilitas institusi kepolisian.
Sementara itu, Kapolri menegaskan bahwa penanganan perkara tersebut murni merupakan proses penegakan hukum dan tidak berkaitan dengan persaingan internal, termasuk antara Kapolri dan mantan Kapolri.
Kapolri juga meminta seluruh jajaran tetap solid, profesional, dan tidak terganggu oleh dinamika yang berkembang. Fokus utama Polri, menurutnya, adalah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dalam audiensi tersebut, PP Polri turut menyampaikan tujuh pesan moral dari para purnawirawan sebagai bentuk dukungan dan masukan konstruktif bagi kepemimpinan Kapolri.
Salah satu poin yang mendapat perhatian adalah pentingnya memperkuat sinergi Polri dengan TNI, kementerian, lembaga, serta berbagai instansi dalam menjalankan tugas negara.
PP Polri juga mengapresiasi upaya pembenahan institusi yang dilakukan Kapolri bersama jajaran. Bambang bahkan menyebut tingkat kepercayaan publik terhadap Polri telah mencapai sekitar 80 persen, yang menurutnya merupakan hasil dari berbagai kebijakan dan pendekatan pelayanan kepada masyarakat.
Ia berharap capaian tersebut dapat terus dipertahankan melalui peningkatan integritas, loyalitas, disiplin, dan profesionalisme setiap anggota Polri.
Bagi PP Polri, ketegasan terhadap oknum bukanlah ancaman bagi institusi, melainkan langkah penting untuk menjaga marwah kepolisian.Sebab, kepercayaan masyarakat tidak cukup dibangun melalui pernyataan dan slogan, tetapi harus dibuktikan melalui penegakan hukum yang transparan, adil, dan tanpa pandang bulu. (*)
