Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Polresta Banyuwangi Siagakan 300 Personel Gabungan

BANYUWANGI – Mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem, Polresta Banyuwangi menggelar apel kesiapsiagaan dengan melibatkan sekitar 300 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan instansi terkait, Rabu (4/11/2026).

Apel yang berlangsung di Lapangan Mako Polresta Banyuwangi tersebut dipimpin langsung Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Muharman Arta, S.I.K., M.H. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta koordinasi lintas sektoral dalam menghadapi kemungkinan bencana.

Sebanyak 300 personel gabungan terdiri dari jajaran Polresta Banyuwangi, Kodim 0825 Banyuwangi, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, Basarnas, PMI, dan instansi terkait lainnya.

Dalam amanatnya, Kapolresta Banyuwangi menyoroti data 672 kejadian bencana hidrometeorologi dalam periode terakhir dengan estimasi kerugian mencapai sekitar Rp7 miliar. Data tersebut menjadi pengingat pentingnya memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan di wilayah rawan bencana.

Menurut Muharman Arta, penanganan bencana membutuhkan kerja sama seluruh unsur, mulai dari pemetaan wilayah rawan, kesiapan personel dan peralatan, hingga koordinasi dalam proses penyelamatan dan evakuasi.

“Bencana alam tidak dapat kita hindari sepenuhnya, tetapi risiko dan dampaknya dapat diminimalkan melalui kesiapsiagaan yang matang. Karena itu, seluruh jajaran harus memastikan personel dan sarana prasarana siap digunakan,” tegasnya.

Ia juga menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan, menyiapkan posko penanggulangan bencana, serta memperkuat komunikasi antarlembaga agar penanganan keadaan darurat dapat dilakukan secara cepat dan terpadu.

Usai apel, Kapolresta bersama pejabat terkait melakukan pemeriksaan sarana dan prasarana pendukung penanggulangan bencana guna memastikan seluruh perlengkapan operasional dalam kondisi siap digunakan.

Melalui kegiatan tersebut, Polresta Banyuwangi menegaskan komitmennya memperkuat sinergi lintas sektoral demi melindungi keselamatan masyarakat.

Polresta Banyuwangi juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan rawan banjir, tanah longsor, dan angin kencang, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca serta segera melaporkan kondisi darurat kepada petugas.

Kesiapsiagaan sejak dini diharapkan mampu meminimalkan risiko korban jiwa maupun kerugian material apabila bencana terjadi. (*)