BANYUWANGI – Komitmen TNI dalam mempererat kemanunggalan dengan rakyat kembali diwujudkan melalui kehadiran Komandan Koramil (Danramil) 0825/09 Tegaldlimo, Kapten Arm Siswandi, pada kegiatan selamatan Bersih Desa Kendalrejo yang digelar di Balai Desa Kendalrejo, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (7/7/2026).
Kehadiran Danramil bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) menjadi simbol kuat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan, memperkuat persatuan, serta melestarikan tradisi budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Tegaldlimo Trisetia Supriyanto, S.STP., M.Si., Kapolsek Tegaldlimo yang diwakili Aiptu Sutomo, S.H., Kepala Desa Kendalrejo Jaini Mustofa, Babinsa Serda A. Yayad Hidayat, Bhabinkamtibmas Aipda Bayu Pujo Semedi, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta ratusan warga Desa Kendalrejo.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Kendalrejo, Jaini Mustofa, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Danramil beserta jajaran Forkopimka Tegaldlimo yang telah memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan adat tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Danramil beserta jajaran Muspika Tegaldlimo. Kehadiran beliau menjadi penyemangat bagi seluruh warga. Bersih Desa merupakan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil bumi, keselamatan, dan keberkahan yang diberikan kepada masyarakat. Semoga sinergi yang telah terjalin terus terpelihara demi kemajuan Desa Kendalrejo,” ujarnya.
Sementara itu, Danramil 0825/09 Tegaldlimo, Kapten Arm Siswandi, menegaskan bahwa tradisi Bersih Desa memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar kegiatan adat.
“Bersih Desa merupakan momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat semangat gotong royong, serta menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi kebersamaan yang ditunjukkan seluruh warga. Semoga Desa Kendalrejo senantiasa diberikan keberkahan, keamanan, dan ketenteraman. TNI bersama Polri dan pemerintah kecamatan akan terus bersinergi menjaga kondusivitas wilayah serta mendukung kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Ketua Panitia Bersih Desa, Wartono, juga menyampaikan rasa bangga atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan yang mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak.
“Keberhasilan acara ini merupakan hasil kerja sama dan gotong royong seluruh masyarakat. Pagelaran wayang kulit yang menjadi puncak acara tidak hanya menjadi hiburan bagi warga, tetapi juga menjadi wujud nyata komitmen kami dalam melestarikan seni dan budaya bangsa,” katanya.
Tradisi Bersih Desa merupakan agenda tahunan yang menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat Kendalrejo. Selain sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen dan keselamatan warga, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan, memperkokoh persatuan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian budaya di tengah perkembangan zaman.
