BANYUWANGI, Actanews.id — Menyikapi aksi demo dari beberapa kelompok masyarakat, Ketua Fast Respon Nusantara (PW–FRN) DPC Banyuwangi, Agus Samiaji, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan dan menjaga kedamaian di tengah dinamika sosial yang berkembang. Ia menekankan pentingnya mencintai tanah air dengan menjunjung tinggi nilai saling menghormati dan memilih ruang dialog sebagai solusi setiap persoalan.
“Lebih baik duduk bersama, membuat gerakan dapat memicu potensi iibstabilitas dan bahkan konflik di ruang publik. Kami tidak melarang siapa pun menyampaikan aspirasi, tapi hendaknya dilakukan dengan cara yang bijak dan tertata melalui ruang diskusi sesuai aturan,” ujar Agus.
Agus juga mendorong Forkopimda Banyuwangi untuk menggelar forum terbuka yang menampung aspirasi masyarakat secara langsung. Langkah ini dinilainya efektif mempererat komunikasi antara pemerintah dan warga serta memperkuat rasa kebersamaan dalam menjaga keamanan daerah.
Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., mengimbau masyarakat agar tetap dewasa dan proporsional menanggapi isu-isu yang berkembang. Menurutnya, suasana kondusif merupakan kunci utama menjaga keutuhan dan ketenteraman wilayah Banyuwangi sebagai bagian dari NKRI.
Melalui semangat persatuan dan cinta tanah air, PW–FRN DPC Banyuwangi berkomitmen terus mendorong harmoni sosial. Seruan damai ini diharapkan menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu mengedepankan dialog, persaudaraan, dan toleransi di atas segala perbedaan. ***
