Program “KOPI PAHIT” Pemkab Sidoarjo Berhasil Menangani Stunting, USAID ERAT Dukung Percepat Distribusi Program

Sidoarjo, Actanews.id – Program Inovasi KOPI PAHIT (Kompilasi Inovasi Porong Cegah dan Atasi Stunting) yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo Provinsi Jawa Timur, Puskesmas Prorong telah terbukti berhasil dalam penanganan stunting. Melalui program ini, pemerintah berhasil menurunkan angka stunting di wilayah kerja Puskesmas Porong dari 28% menjadi 3,61% pada tahun 2022.

Keberhasilan program ini tidak hanya diapresiasi oleh masyarakat setempat, tetapi juga oleh Kementrian PAN&RB yang memberikan penghargaan TOP 99 pada Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2023. Selain itu, KOPI PAHIT juga telah menghantarkan dr.Saptandia Wulan Cahyaning Lestari sebagai Tenaga Kesehatan Teladan bersama dr. HinuTri Sulistijorini, Ririn, MMRS sebagai Inisiator Inovasi.

Dalam upaya memperluas keberhasilan program ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melakukan MoU dengan 30 Kepala Puskesmas se-Kabupaten Sidoarjo untuk melakukan replikasi Inovasi KOPI PAHIT. Penandatanganan MoU ini dilakukan dalam Rakor Percepatan Implementasi Inovasi KOPI PAHIT yang diadakan di Pendopo Delta Wibawa Pemkab Sidoarjo pada hari Kamis (15/2/2024).

M.Ainur Rahman, AP, M.Si, Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra, yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Dr. Fenny Apridawati, S.KM, M.Kes., menyampaikan bahwa inovasi merupakan kewajiban dalam meningkatkan pelayanan publik, termasuk dalam penanganan stunting.

“Paling tidak ada beberapa hal jika inovasi ini akan terus bermanfaat, yakni: Komitmen yang sama oleh semua pihak, Kolaborasi Multi Stakeholder, Keberlanjutan, dan Ke-ihlasan,” tuturnya.

Rakor Percepatan Replikasi Inovasi KOPI PAHIT ini juga dihadiri oleh Tim USAID ERAT (United States Agency for International Development) Jawa Timur, Mohamad Iksan Provincial Governan Advisor, Nurman Djunaidi District Facilitator USAID ERAT Sidoarjo, dan beberapa Kepala Dinas terkait. Dalam sambutannya, Mohamad Iksan (USAID ERAT) bersama Tim USAID ERAT akan memberikan dukungan dan asistensi teknis untuk mempercepat distribusi replikasi Inovasi KOPI PAHIT.

Dengan adanya dukungan dari USAID ERAT, diharapkan program ini dapat segera tersedia dan memiliki dampak yang lebih luas dalam penanganan stunting di Kabupaten Sidoarjo. “Dengan kolaborasi dari semua pihak, program ini diharapkan dapat menjadi solusi yang efektif dalam mengatasi masalah stunting di Indonesia,” harap Iksan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *