Jember, Actanews.id – Polres Jember, Polda Jatim telah melakukan pengawalan intensif untuk pendistribusian logistik pemilu di seluruh wilayah Kabupaten Jember, termasuk daerah pelosok dan TPS terpencil yang sulit dijangkau. Dalam upaya memastikan logistik pemilu sampai ke tujuan, polisi tidak hanya mengandalkan sepeda motor modif khusus, namun juga melibatkan tenaga kuda untuk menembus medan ekstrem yang berat.

Pendistribusian logistik pemilu menuju TPS di daerah terpencil, seperti Desa Bandialit Kecamatan Tempurejo, menjadi tantangan besar mengingat kondisi medan yang sulit dilalui kendaraan biasa. Meskipun menghadapi berbagai hambatan, termasuk jalanan licin dan medan yang berat, upaya untuk menjangkau setiap TPS demi kelancaran pemilu terus dilakukan dengan penuh semangat.
Kapolres Jember, AKBP Bayu Pratama Gubunagi, melalui Kapolsek Tempurejo, AKP Herri Supadmo, menegaskan komitmen untuk memastikan setiap TPS, termasuk enam TPS di Desa Andongrejo Kecamatan Tempurejo, menerima logistik pemilu dengan baik.
“Setelah menempuh perjalanan menegangkan dan melelahkan selama sekitar satu jam lebih, akhirnya sampai di Desa Andongrejo. Ini merupakan daerah pelosok Pemilu, karena jaraknya yang cukup jauh dan rawan,” jelas AKP Herri, Selas (13/2/2024).
Dengan jumlah pemilih mencapai ribuan dan akses jalan yang sulit, terutama menuju TPS 20 yang merupakan yang terjauh, Polres Jember menghadapi tantangan nyata dalam mengamankan proses pemilu.
Meskipun berada dalam kondisi medan yang ekstrem dan memerlukan waktu perjalanan yang cukup lama, keberhasilan Polres Jember dalam mengawal pendistribusian logistik pemilu hingga ke pelosok menunjukkan komitmen yang kuat untuk melaksanakan pemilu secara adil dan transparan. Dengan melibatkan kuda pengangkut sebagai salah satu solusi untuk mengatasi hambatan geografis, Polres Jember memberikan contoh nyata tentang dedikasi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas negara. (AR)
