Jember, Actanews.id – Tongkat komando Kapolres Jember, Polda Jawa Timur resmi diserahkan kepada AKBP Bayu Pratama Gubunagi, dalam upacara pedang pora. Tidak bersantai setelah acara tersebut, Kapolres Jember segera memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) strategis terkait pengamanan tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) di Aula Rupatama Mapolres Jember. Sabtu (3/2/2024)
Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban menjelang Pemilu, Rakor ini dihadiri oleh para pejabat utama Polres Jember dan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) di bawah naungan Polres Jember. Hal ini menunjukkan gerak cepat dari Kapolres Jember dalam menghadapi detik-detik pelaksanaan Pesta Demokrasi.
Dalam Rakor yang berlangsung penuh semangat, AKBP Bayu Pratama Gubunagi menekankan pentingnya persiapan yang matang dalam pengamanan tahapan Pemilu yang akan segera berlangsung. “Polres Jember memegag peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama proses demokrasi berlangsung, serta penting untuk bersinergi dan koordinasi antar instansi,” ucap Kapolres Jember.

Pada kesempatan itu, pejabat utama Polres Jember memberikan evaluasi dari pengalaman sebelumnya, memberikan wawasan terkait potensi tantangan keamanan, dan merumuskan strategi pengamanan yang optimal. Diskusi intensif dilakukan untuk memastikan tahapan Pemilu berjalan dengan aman, damai, dan tertib.
Kapolres AKBP Bayu Pratama Gubunagi juga mendorong keterlibatan aktif seluruh jajaran Polsek di wilayahnya. Kolaborasi yang erat antara Polres dan Polsek dan implementasi kebijakan dan strategi pengamanan yang baik di lapangan menjadi fokusnya.
Rakor ini tidak hanya membahas aspek keamanan, namun juga mengupayakan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya Pemilu. Inisiatif untuk kegiatan sosial dan edukasi dibahas sebagai upaya melibatkan stakeholder dan masyarakat dalam menciptakan situasi yang kondusif menjelang pelaksanaan Pesta Demokrasi.
Dengan adanya Rakor ini, Polres Jember menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan selama proses Pemilu. Kolaborasi dan kesiapan strategis bersama stakeholder diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam menciptakan pesta demokrasi yang lancar, aman, dan bermartabat. (AR)
