SONGGON, BANYUWANGI — Suasana khidmat menyelimuti Markas Koramil 0825/20 Songgon, Kamis pagi (21/5/2026). Sebelum pembangunan area outdoor dimulai, jajaran Koramil terlebih dahulu menggelar ritual selamatan sebagai bentuk doa dan rasa syukur demi kelancaran proses pembangunan fasilitas militer tersebut.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB itu dipimpin langsung oleh Danramil 0825/20 Songgon, Kapten Kav Andoto. Seluruh anggota Koramil tampak mengikuti doa bersama bersama dua tukang kayu serta warga sekitar markas, menciptakan suasana penuh kebersamaan antara aparat dan masyarakat.
Tradisi selamatan tersebut bukan sekadar seremoni biasa. Momentum itu menjadi simbol kuat bahwa pembangunan tidak hanya bertumpu pada aspek fisik, tetapi juga mengedepankan nilai spiritual dan budaya lokal yang telah mengakar di tengah masyarakat Banyuwangi.
Usai prosesi doa bersama, pembangunan area outdoor langsung dimulai dengan penegakan pilar-pilar utama bangunan. Tiang-tiang tersebut menjadi penanda awal penguatan fasilitas Koramil guna mendukung kenyamanan dan kesiapan operasional prajurit dalam menjalankan tugas kewilayahan.
Kehadiran warga dan pekerja lokal dalam proses pembangunan turut menunjukkan eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat. Sinergi tersebut menjadi cerminan nyata pendekatan teritorial yang selama ini menjadi kekuatan utama TNI di tingkat akar rumput.
Dalam kesempatan itu, Kapten Kav Andoto menegaskan bahwa setiap langkah pembangunan harus diawali dengan niat baik, kebersamaan, dan rasa syukur. Menurutnya, kekuatan sebuah bangunan tidak hanya terletak pada kokohnya material, tetapi juga pada doa dan dukungan masyarakat yang menyertainya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar tanpa hambatan berarti. Semangat gotong royong yang tercipta di lingkungan Koramil 0825/20 Songgon pun menjadi pesan kuat bahwa pembangunan fasilitas pertahanan dapat berjalan selaras dengan kearifan lokal dan kedekatan sosial masyarakat sekitar.
~ Kodim Banyuwangi Semakin Produktif ~
