Kebakaran Tempat Rongsokan di Rogojampi, Kerugian Ditaksir Rp40 Juta

BANYUWANGI – Kebakaran melanda tempat usaha rongsokan milik Kliwon di Dusun Banje, RT 001/RW 001, Desa Bubuk, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (16/10/2026) sore. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp40 juta.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi menerima laporan kejadian sekitar pukul 16.45 WIB. Petugas dari Sektor Srono berangkat pukul 16.48 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 16.59 WIB. Pemadaman dimulai pukul 17.01 WIB dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.04 WIB. Penanganan dilanjutkan hingga selesai pukul 20.22 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran pertama kali diketahui oleh Suwandi, warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi. Ia melihat kobaran api di area rongsokan dan mengajak warga melakukan pemadaman awal, sekaligus menghubungi Yuliana, anak pemilik usaha.

Sementara itu, Aan Jayanti Putri Dewi yang melintas di sekitar lokasi melihat asap tebal membumbung tinggi. Setelah memastikan adanya kebakaran, ia segera melaporkan kejadian tersebut ke pusat layanan Damkarmat Banyuwangi.

Setibanya di lokasi, petugas melakukan penilaian kondisi kebakaran. Karena kobaran api berpotensi meluas, Sektor Srono meminta bantuan tambahan armada dan personel dari Mako Induk Damkarmat serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi.

Sebanyak 12 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pemadaman menggunakan enam jalur selang dan tiga nozzle. Petugas dibagi ke beberapa sisi lokasi guna mengendalikan api, mencegah perambatan ke tumpukan rongsokan lainnya, serta melindungi bangunan dan pengguna jalan di sekitar lokasi.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pendinginan dan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Hasil investigasi awal menunjukkan api pertama kali terlihat di sisi timur area rongsokan, tepatnya di sekitar pohon kapuk. Angin diduga mempercepat penyebaran api, sementara keberadaan material mudah terbakar, seperti kardus, turut meningkatkan risiko perambatan.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah barang rongsokan berupa besi, kardus, plastik, barang elektronik, peralatan rumah tangga, kaca, dan material lainnya mengalami kerusakan. Kerugian ditaksir sekitar Rp40 juta, sedangkan barang yang berhasil diselamatkan di sisi utara diperkirakan bernilai Rp15 juta.

Hingga laporan awal disampaikan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Damkarmat Banyuwangi mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kejadian kebakaran melalui layanan pemadam kebakaran sehingga penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. (*)