Foto : Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat usai melakukan check Up kesehatan bersama 50 anggota lainnya.
Pasuruan, Actanews.id– Sebanyak 50 anggota DPRD Kabupaten Pasuruan menjalani pemeriksaan kesehatan atau Medical Check Up (MCU) di RSUD Bangil, Rabu (14/10) pagi. Pemeriksaan berkala ini dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan para wakil rakyat di tengah padatnya aktivitas kedewanan.
Berbagai tahapan pemeriksaan disiapkan oleh tim medis RSUD Bangil. Mulai dari pemeriksaan fisik, analisis komposisi tubuh menggunakan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA), elektrokardiogram (EKG), hingga pemeriksaan mata.
Rangkaian MCU juga mencakup tes pendengaran atau audiometri, pemeriksaan laboratorium darah lengkap (DL) dan urine lengkap (UL), radiologi thorax, serta USG abdomen. Para anggota dewan juga mendapatkan vaksin influenza sebagai bagian dari rangkaian layanan kesehatan tersebut.
Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, menjelaskan bahwa MCU merupakan agenda tahunan yang ditujukan untuk memantau kondisi kesehatan seluruh anggota dewan. Menurutnya, pemeriksaan rutin diperlukan agar setiap anggota DPRD mengetahui kondisi tubuh masing-masing dan dapat mengantisipasi gangguan kesehatan sejak awal.
“Ini menjadi ikhtiar bersama agar dewan juga bisa terus menampung aspirasi dan suara rakyat tanpa terkendala masalah kesehatan. Ini penting,” ujar Samsul.
Politisi PKB tersebut menambahkan, hasil pemeriksaan dapat menjadi bahan evaluasi bagi setiap anggota dewan untuk mengetahui apakah terdapat masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut.
Dengan mengetahui kondisi tubuh lebih dini, langkah penanganan dapat segera dilakukan apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan. Upaya tersebut juga diharapkan dapat mencegah masalah kesehatan berkembang menjadi lebih serius.
Samsul menilai kesibukan menjalankan tugas kedewanan kerap membuat seseorang kurang memperhatikan kondisi fisiknya. Karena itu, MCU menjadi kesempatan untuk kembali memastikan kesehatan tetap terpantau.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, M. Zaini, menyampaikan apresiasinya terhadap fasilitas dan pelayanan yang tersedia di RSUD Bangil. Ia menilai rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut memiliki peralatan medis yang memadai, disertai pelayanan yang ramah dan proses yang memberikan kemudahan bagi pasien.
“Perusahaan-perusahaan di Pasuruan menurut saya perlu mempertimbangkan RSUD Bangil sebagai rujukan untuk MCU,” ungkapnya.
Zaini mengatakan, pemilihan RSUD Bangil sebagai lokasi pemeriksaan kesehatan anggota DPRD didasarkan pada kesiapan layanan yang dinilai mampu memenuhi kebutuhan pemeriksaan secara menyeluruh.
Ia pun mengimbau masyarakat maupun pihak perusahaan yang ingin melakukan pemeriksaan kesehatan agar mempertimbangkan fasilitas kesehatan tersebut tanpa harus pergi ke luar daerah.
Di sisi lain, Plt Direktur RSUD Bangil, dr. Tri Dinar Herturini, menyebut terdapat penambahan jenis pemeriksaan pada pelaksanaan MCU tahun ini, yakni penggunaan metode BIA.
Pemeriksaan tersebut merupakan metode noninvasif yang memanfaatkan sinyal listrik berintensitas rendah dan aman untuk membantu menganalisis komposisi tubuh. Melalui BIA, kondisi tubuh dapat diketahui secara lebih terperinci, mulai dari massa dan distribusi otot, persentase lemak tubuh, lemak viseral, hingga lemak bawah kulit.
Pemeriksaan ini juga memberikan informasi mengenai kadar air atau hidrasi seluler, massa tulang, indeks massa tubuh (IMT), serta perkiraan laju metabolisme basal atau Basal Metabolic Rate (BMR). Dengan tambahan pemeriksaan tersebut, RSUD Bangil berharap hasil MCU dapat memberikan gambaran kondisi tubuh yang lebih menyeluruh sehingga setiap anggota dewan memiliki informasi yang cukup untuk menjaga kesehatannya. (Tya)
