Dandim 0825 Banyuwangi Ikuti Vicon Panen Raya, Presiden Prabowo Resmikan Swasembada Pangan Nasional

Banyuwangi, Actanews.id – Komandan Kodim (Dandim) 0825/Banyuwangi Letkol Arm Triyadi Indra Wijaya, S.H., M.I.P., mengikuti kegiatan video conference (vicon) Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Rabu (7/1/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.43 WIB tersebut dipusatkan di Gapoktan Sri Rejeki, Dusun Karangrejo, Desa Cluring, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi. Sekitar 130 peserta hadir dalam kegiatan ini, yang terdiri atas unsur Forkopimda, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, TNI-Polri, petani, penyuluh pertanian, serta tokoh masyarakat.

Momentum panen raya ini merupakan bagian dari agenda nasional yang terhubung langsung dengan pusat kegiatan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Banyuwangi Ir. H. Mujiono, M.Si., jajaran TNI-Polri, kepala perangkat daerah, perwakilan BUMN dan BUMD, kepala desa se-Kecamatan Cluring, serta perwakilan gabungan kelompok tani (gapoktan).

Dalam sambutannya, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memaparkan capaian sektor pertanian sepanjang tahun 2025 yang menunjukkan tren positif. Capaian tersebut meliputi peningkatan produksi padi dan jagung, penguatan sistem irigasi, serta optimalisasi sarana dan prasarana pertanian di berbagai wilayah.
Wakil Bupati Banyuwangi menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan pilar penting dalam menopang ekonomi dan stabilitas sosial masyarakat, sejalan dengan arahan dan kebijakan Presiden Republik Indonesia.

Sementara itu, Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arm Triyadi Indra Wijaya menegaskan komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung penuh program strategis nasional swasembada pangan. Ia menyebut Banyuwangi sebagai daerah dengan kinerja pertanian yang membanggakan, ditandai dengan surplus hasil panen serta tingkat serapan Bulog yang mencapai 99 persen.

“Swasembada pangan adalah kunci kedaulatan bangsa. TNI siap melaksanakan pendampingan dan pengawasan agar petani semakin berdaya dan Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri,” tegas Dandim.

Puncak kegiatan ditandai dengan pidato Presiden RI Prabowo Subianto yang secara resmi mengumumkan keberhasilan swasembada pangan nasional. Presiden menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petani sebagai garda terdepan kedaulatan bangsa, serta menegaskan komitmen pemerintah untuk mengurangi ketergantungan impor dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Launching swasembada pangan ditandai secara simbolis dengan prosesi menumbuk gabah, yang menjadi penanda kuat bahwa dari sawah-sawah di berbagai daerah, termasuk Banyuwangi, Indonesia menatap masa depan pertanian yang berdaulat, mandiri, dan berkelanjutan.