Foto : Bantuan distribusi Air bersih dari H. Heru kepada warga Dusun Dayu, Desa Dayurejo akibat terdampak Karhutla
Pasuruan,Actanews.id – Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Arjuno-Welirang menyebabkan pasokan air bersih bagi warga Dusun Dayu, Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, terganggu. Menyikapi kondisi tersebut, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan, H. Heru Very Nurcahya, menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak.
Bantuan tersebut diberikan menyusul penurunan debit air secara drastis yang dialami warga, khususnya di RT 10, RW 04, Dusun Dayu. Meski saat ini titik api di kawasan terdampak karhutla dilaporkan hampir tidak ditemukan, dampaknya masih dirasakan masyarakat, terutama pada jaringan distribusi air bersih.
Kepala Desa Dayurejo, Wahono, membenarkan adanya gangguan pasokan air bersih di sejumlah RT di Dusun Dayu. Menurutnya, debit air yang mengalir ke permukiman warga menurun akibat kerusakan jaringan pipa distribusi.
“Iya, benar. Ada longsoran yang menimbun pipa distribusi ke warga,” ujar Wahono, Sabtu (24/10) malam.
Sementara itu, Sukardi, warga Dusun Dayu yang juga relawan bencana, mengatakan penurunan debit air mulai dirasakan sejak Jumat (23/10). Bahkan, sejumlah warga di dusun lain juga dilaporkan tidak mendapatkan pasokan air bersih.
“Warga mengetahui debit air yang masuk ke tandon induk mengecil sejak Jumat kemarin. Ini juga dampak dari terbakarnya pipa dan banyaknya pipa yang tertimbun longsoran di Alap-Alap,” terang Sukardi.
Untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga, Heru Very Nurcahya menyalurkan bantuan sebanyak lima tangki air. Setiap tangki berkapasitas 5.000 liter sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai 25.000 liter air bersih.
Bantuan tersebut didistribusikan ke sejumlah RT yang mengalami kekurangan pasokan air bersih. Langkah ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sembari menunggu perbaikan jaringan pipa yang terdampak longsor.
Sukardi menambahkan, warga berencana bergotong royong menuju kawasan Bukit Alap-Alap pada Minggu (25/10) untuk memperbaiki saluran air yang tertimbun longsoran.
“Hari Minggu kami akan naik ke titik yang tertimbun longsoran untuk membenahinya bersama-sama agar aliran air segera normal kembali. Kami mewakili warga mengucapkan terima kasih kepada Abah Heru yang telah memberikan bantuan air bersih,” ujar Sukardi, didampingi tokoh masyarakat setempat, H. Cemet.(Tya)
