Foto : Proses pemasangan saluran u-dith di lingkungan padat penduduk di Kalirejo, Kratom
Pasuruan, Actanews.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus melakukan peningkatan kualitas kawasan pemukiman kumuh dengan cara melakukan pemugaran sarana utilitas pemukiman melalui Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman (Perkim)
Salah satunya Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton. Selain pembangunan jamban sehat keluarga, Dinas Perkim saat ini menggelontorkan anggaran Rp.400 juta lebih untuk pembangunan drainase berbahan udith beton dan penutupnya serta pavingisasi.
Jalan lingkungan yang membentang ditengah pemukiman ratusan rumah warga RT.01/RW.01 Dusun Kaligung,Desa Kalirejo sepanjang 200 meter dalam penanganan pembangunan yang masuk dalam program prioritas pemkab Pasuruan masa kepemimpinan Bupati Rusdi Sutejo dan Wakil Bupati Shobih Asrori.
Dikatakan Syaiful,pelaksanan lapangan dari CV Almana selaku pelaksana kegiatan menyebut bahwa penaganan sudah sesuai progres baik capaian harian juga mingguan. Memasuki minggu ke-4 pelaksanaan relatif lancar dan tanpa kendala. Pemasangan saluran udith dan penutupnya sudah hampir selesai di kedua sisi sepanjang 200 meter.
“Pemasangan saluran tinggal beberapa unit saja pada kedua sisi dan dalam proses penyelesaian. Setelah progres saluran terpenuhi kita langsung melakukan pemasangan paving,” jelas Syaiful, Rabu,(14/10).
Pavingisasi sepanjang 200 meter dengan lebar hampir 2 meter ini, lanjut Syaiful, pihak pelaksana iptimistis akan terselesaikan sebelum masa kontrak berakhir. “Capaian progres secara keseluruhan mencapai 75 persen dalam memasuki minggu keempat ini. Kami pelaksana lapangam optimis akan terselesaikan sebelum kobtrak berakhir,” pungkasnya.
Sementara itu, Mariyono, warga setempat yang juga sebagai Ketua RT. 04-RW. 01 Dusun Kaligung, mewakili warga menyambut positif langkah pemkab Pasuruan yang sudah merealisasikan pembangunan drainase dilungkungannya tersebut.
Mariyono mengatakan bahwa saluran yang sedang dibangun beserta pavingisasi ini merupakan harapan warga sejak lama. Mengingat saluran lama yang ada sudah tidak mampu untuk menampung air.
“Apalagi saat musim hujan atau saat air laut naik(rob) lingkungan kami selalu banjir dan sulit surut , air tergenang hingga warga sulit beraktivitas,” terang Mariyono.
Dirinya juga berpesan kepada warga yang saat ini jalan lingkungannya sedang dibenahi. Ia berpesan kepada warha untuk selalu menjaga dan merawat saluran dan paving kelak jika sudah selesai.
“Saya sampaikan kepada warga sekitar, kita bersihkan bersama, kita jaga dan kita rawat biar awet dan berfungsi dengan baik saluran dan paving ini kalau sudah selesai,” pesannya.(Tya)
