Foto : H. Arifin saat menggelar Reses Masa Persidangam Pertama Tahum 2026-2027, Minggu,(25/10)
PASURUAN, Actanews.id – Ketua Fraksi PDI Perjuangan sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan, H. Arifin, S.Sos., melaksanakan Masa Persidangan I atau Reses I Tahun 2026–2027 di Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Kabupaten Pasuruan, meliputi Kecamatan Bangil, Beji, dan Gempol, mulai Minggu (25/10).
Kegiatan reses tersebut menjadi momentum bagi H. Arifin untuk turun langsung menemui masyarakat dan jajaran pengurus partai di tingkat ranting guna menyerap aspirasi serta mengidentifikasi berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah daerah.
Sejumlah usulan diantaranya pembangunan infrastruktur desa salah satunya Jalan Usaha Tani (JUT), perbaikan jalan baik pavingisasi maupun pengaspalan, normalisasi saluran air. Termasuk usulan pengadaan alat transportasi berupa Dorkas atau motor roda 3 untuk mobilisas segala keperluan di tingkat pedesaan.
H. Arifin mengatakan, reses merupakan bagian dari tugas anggota legislatif untuk mendengarkan secara langsung kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya. Aspirasi yang disampaikan warga akan menjadi bahan untuk diperjuangkan sesuai kewenangan dan mekanisme perencanaan pembangunan daerah.
“Melalui reses ini, saya ingin mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan keluhan masyarakat, khususnya warga di Kecamatan Bangil, Beji, dan Gempol. Aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami catat dan pelajari untuk diperjuangkan sesuai skala prioritas serta ketentuan yang berlaku,” ujar Arifin.
Menurutnya, persoalan infrastruktur masih menjadi salah satu perhatian masyarakat, terutama terkait kondisi jalan desa dan saluran air yang membutuhkan perbaikan. Usulan warga dari masing-masing kecamatan akan dihimpun untuk selanjutnya disesuaikan dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan.
“Bukan hanya pembangunan JUT dan saluran air, termasuk pengadaan motor roda 3 atau dorkas. Karena itu, masukan dari warga menjadi bagian penting dalam menentukan persoalan yang perlu diperjuangkan,” tambahnya.
Selain menyerap aspirasi pembangunan, reses kali ini juga dimanfaatkan untuk melakukan konsolidasi organisasi bersama struktur partai di tingkat bawah.
H. Arifin menyoroti pentingnya penguatan struktur hingga tingkat anak ranting serta pembentukan badan dan sayap partai yang belum terbentuk. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pembenahan organisasi sekaligus memperluas ruang keterlibatan kader di tengah masyarakat.
Kaderisasi generasi milenial juga menjadi salah satu perhatian untuk menyiapkan sumber daya manusia partai dalam menghadapi dinamika politik pada tahun-tahun mendatang.
“Konsolidasi organisasi harus berjalan seiring dengan penyerapan aspirasi masyarakat. Struktur partai perlu diperkuat sampai tingkat anak ranting, sementara kaderisasi generasi muda harus terus dikembangkan agar lebih banyak anak muda terlibat dalam kegiatan sosial dan kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap penguatan struktur organisasi tidak hanya berorientasi pada kesiapan menghadapi agenda politik, tetapi juga mampu mendorong kader untuk lebih aktif mendampingi masyarakat dan memahami persoalan yang dihadapi warga di lingkungannya.
Setiap usulan masyarakat, kata H. Arifin, akan dihimpun dan dicatat secara administratif untuk kemudian ditelaah berdasarkan urgensi, kewenangan pemerintah daerah, serta kesesuaiannya dengan prioritas pembangunan. sesuai prosedur dan ketentuan penganggaran yang berlaku.
“Kami akan berupaya mengawal aspirasi yang disampaikan masyarakat melalui mekanisme yang ada. Tentu setiap usulan perlu dikaji berdasarkan kebutuhan, skala prioritas, dan kemampuan anggaran daerah. Harapannya, aspirasi warga dapat menjadi masukan bagi pembangunan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Melalui Reses I Tahun Persidangan 2026–2027 ini, H. Arifin berharap komunikasi antara masyarakat, wakil rakyat, dan pemerintah daerah terus terjaga sehingga berbagai persoalan di Kecamatan Bangil, Beji, dan Gempol dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku.(Tya)
