BANYUWANGI – Pergantian dan proses serah terima jabatan di lingkungan Kodim 0825/Banyuwangi tidak menghambat koordinasi lintas sektoral di wilayah Kecamatan Songgon. Koramil 0825/20 Songgon memastikan komunikasi dan sinergi dengan unsur pemerintahan serta instansi terkait tetap berjalan.
Hal itu terlihat dalam Rapat Koordinasi Lintas Instansi Kecamatan Songgon yang digelar di Pendopo Kantor Kecamatan Songgon, Rabu (9/9/2026). Dalam kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut, Bintara Tinggi Tata Usaha Urusan Dalam (Batituud) Koramil 0825/20 Songgon, Peltu Zainul Arifin, hadir mewakili Danramil.
Rapat berlangsung lancar, aman, dan penuh suasana kekeluargaan. Forum tersebut mempertemukan berbagai unsur pemerintahan dan instansi di Kecamatan Songgon untuk membahas perkembangan serta berbagai persoalan yang membutuhkan koordinasi bersama.
Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Camat Songgon Ilham Juanda, S.P., M.Tr.P., Aiptu Subakti mewakili Kapolsek Songgon, Kepala Puskesmas Songgon, jajaran Korwilkersatdik, BPP, PLKB, PKH, TKSK Songgon, serta seluruh kepala desa se-Kecamatan Songgon.
Dalam rapat tersebut, para kepala desa juga menyampaikan sejumlah pertanyaan dan masukan. Diskusi berlangsung dua arah dan menjadi ruang komunikasi untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI, Polri, serta unsur terkait lainnya.
Danramil 0825/20 Songgon, Kapten Kav Andoko, mengapresiasi kehadiran dan kesiapan anggotanya dalam mengikuti agenda lintas instansi tersebut.
Menurutnya, meskipun dirinya tengah menjalani agenda serah terima jabatan di lingkungan Kodim 0825/Banyuwangi, koordinasi dengan unsur Muspika Kecamatan Songgon harus tetap berjalan.
“Meski saya sedang menjalankan agenda serah terima jabatan di Kodim 0825/Banyuwangi, komunikasi dan koordinasi dengan seluruh unsur Muspika Songgon tidak boleh terputus,” ujar Kapten Kav Andoko.
Ia menegaskan, kehadiran Batituud dalam rapat tersebut merupakan bentuk komitmen Koramil 0825/20 Songgon untuk menjaga sinergitas lintas sektoral di wilayah.
Kapten Andoko menambahkan, forum koordinasi seperti ini memiliki peran penting dalam menyerap informasi dan mengetahui berbagai perkembangan di tengah masyarakat. Selain itu, komunikasi antarlembaga dapat menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap berbagai potensi persoalan sosial di wilayah.
“Forum seperti ini penting untuk memperkuat koordinasi, membangun kepercayaan, serta menjaga sinergi antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Rapat koordinasi tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjaga komunikasi dan kerja sama lintas sektoral. Sinergi antarlembaga dinilai menjadi salah satu kunci dalam menciptakan wilayah Kecamatan Songgon yang aman, kondusif, dan mampu merespons berbagai persoalan masyarakat secara bersama-sama. (*)
