BANYUWANGI – Semangat membangun lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah mewarnai pelaksanaan The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) yang dirangkaikan dengan Apel Gelar Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Kelurahan Lateng, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kasdim 0825/Banyuwangi, Mayor Kav Suprapto, bersama Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani, S.Pd., M.KP, Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Drs. Safrizal ZA, M.Si, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta sekitar 1.000 peserta yang terdiri atas personel TNI, Polri, Lanal Banyuwangi, aparatur pemerintah, pelajar, dan berbagai elemen masyarakat.
Bupati Banyuwangi memimpin langsung apel yang menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan kota yang berkelanjutan melalui pelestarian lingkungan dan penguatan partisipasi masyarakat.
Dalam sambutannya, Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Drs. Safrizal ZA, menegaskan bahwa Gerakan Indonesia ASRI merupakan implementasi arahan Presiden untuk membangun budaya hidup bersih, sehat, aman, dan indah melalui keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.
Ia menyebut Banyuwangi sebagai salah satu daerah yang berhasil menjadi contoh dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat daya saing sebagai destinasi wisata unggulan nasional. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang nyaman dan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemberian santunan kepada anak yatim, dilanjutkan sambutan, pembacaan doa, serta pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI yang berlangsung penuh semangat kebersamaan.
Kehadiran Kasdim 0825/Banyuwangi Mayor Kav Suprapto menjadi wujud nyata dukungan TNI AD terhadap berbagai program pemerintah daerah, khususnya dalam upaya menciptakan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah. Sinergi lintas sektor yang terbangun diharapkan mampu memperkuat pengelolaan sampah berbasis teknologi, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, memperluas ruang terbuka hijau dan biru, serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Banyuwangi.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung hingga pukul 09.45 WIB dalam suasana aman, tertib, dan lancar, sekaligus menjadi momentum memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Banyuwangi sebagai kota yang bersih, sehat, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun regional ASEAN.
