Senja AWT Jadi Kelas Alam, Jurnalis Remaja SMPN 2 Rogojampi Asah Kreativitas

BANYUWANGI – Puluhan siswa anggota ekstrakurikuler Jurnalis Remaja SMPN 2 Rogojampi mengikuti Kemah Literasi di Festival Kuliner Senja Kumbara, Agro Wisata Tamansuruh (AWT), Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Kamis (4/6/2026). Kegiatan yang didampingi dua guru pembimbing ini menjadi sarana belajar literasi dan jurnalistik langsung di ruang terbuka.

Program “Senja di AWT” merupakan agenda wisata sore yang digelar setiap awal bulan pada pekan pertama, mulai Mei hingga Desember, pukul 15.00–21.00 WIB. Kegiatan ini memadukan panorama matahari terbenam, kuliner khas Banyuwangi dan modern, pertunjukan seni, serta pameran produk ekonomi kreatif hasil kolaborasi dengan Asosiasi Kumbara dan komunitas kreatif.

General Manager AWT, Sudarmanto, mengatakan program tersebut menjadi wadah kolaborasi berbagai komunitas sekaligus mendorong perputaran ekonomi sektor pariwisata.

“Harapan kami, manfaat ekonomi dapat dirasakan oleh seluruh pelaku wisata dan ekonomi kreatif,” ujarnya.

Plt Kepala SMPN 2 Rogojampi, Pujianto, S.Pd., menjelaskan kegiatan ini bertujuan meningkatkan minat literasi dan keterampilan jurnalistik siswa. Selain menikmati suasana alam dan budaya Banyuwangi, peserta juga mendapat tugas membuat karya jurnalistik berupa tulisan dan foto hasil kunjungan.

“Kegiatan ini diharapkan mampu mengasah kemampuan literasi siswa sekaligus menjadi inspirasi untuk berkarya melalui tulisan dan konten kreatif,” katanya.

Hasil karya siswa nantinya akan dipublikasikan melalui media online, majalah sekolah, dan menjadi koleksi perpustakaan sekolah sebagai dokumentasi kegiatan literasi.

Menurut Pujianto, pembelajaran di luar kelas seperti ini penting untuk memperkuat Gerakan Literasi Sekolah, sekaligus mengenalkan literasi media, baik elektronik, digital, maupun media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.

Kemah Literasi yang berlangsung selama dua hari, 4–5 Juni 2026, diharapkan menjadi langkah nyata menumbuhkan budaya literasi, kreativitas, dan kemampuan jurnalistik siswa sejak dini. (ILHAM)