BANYUWANGI – Program MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Batch 2 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi resmi berakhir. Penutupan program ditandai dengan apel pelepasan yang berlangsung khidmat di Aula Sahardjo Lapas Banyuwangi, Kamis (21/5).
Apel pelepasan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta magang atas dedikasi, semangat, dan kontribusi nyata yang telah diberikan selama enam bulan menjalani program di lingkungan Lapas Banyuwangi.
Menurut Solichin, kehadiran peserta MagangHub membawa dampak positif bagi jalannya pelayanan dan operasional di berbagai bidang kerja di dalam lapas.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan kinerja dan dedikasi luar biasa yang ditunjukkan rekan-rekan selama enam bulan ini. Kehadiran kalian benar-benar memberikan warna baru dan sangat membantu kelancaran tugas-tugas di Lapas Banyuwangi,” ujar Solichin.
Ia juga menyoroti berbagai inovasi dan ide kreatif yang berhasil dihadirkan para peserta magang. Inovasi tersebut dinilai mampu membantu meningkatkan efektivitas pelayanan publik serta mendukung optimalisasi kinerja petugas lapas.
Tak hanya itu, Solichin berharap pengalaman selama mengikuti program magang dapat menjadi bekal berharga bagi para peserta dalam menghadapi dunia kerja maupun mengembangkan potensi diri di masa depan.
“Saya berharap apa yang telah didapat di sini tidak berhenti di sini saja, tetapi dapat diaplikasikan dan dikembangkan di masa depan, baik dalam dunia kerja maupun di tengah masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan peserta magang, Zhalsa Rismaharani, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kesempatan belajar yang diberikan oleh Lapas Banyuwangi. Ia mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga selama mengikuti program tersebut.
“Kami sangat bersyukur dan bangga bisa belajar di Lapas Banyuwangi. Semua bimbingan, keramahan, dan pengalaman berharga di sini akan kami jadikan bekal kuat, baik saat memasuki dunia kerja profesional maupun ketika membangun usaha nantinya,” ungkap Zhalsa.

Program MagangHub Kemenaker sendiri menjadi salah satu upaya pengembangan kompetensi generasi muda melalui pengalaman kerja langsung di berbagai instansi dan lembaga pemerintah. Di Lapas Banyuwangi, program ini dinilai berhasil menciptakan kolaborasi positif antara peserta magang dan jajaran petugas dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
