Jangkauan Siaran Terganggu, Warga Berharap Pemkab Banyuwangi Perhatikan Radio Blambangan FM

BANYUWANGI, Actanews.id — Gangguan siaran yang terjadi pada Radio BLAMBANGAN FM dalam beberapa hari terakhir, menuai perhatian dari para pendengar setianya, khususnya masyarakat di wilayah luar Kota Banyuwangi. Kondisi tersebut disayangkan karena radio milik pemerintah daerah Kabupaten Banyuwangi itu selama ini menjadi salah satu sumber informasi, edukasi, sekaligus hiburan bagi semua lapisan masyarakat.

Sebagai radio interaktif inspiratif di bawah naungan Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Banyuwangi, Blambangan FM dikenal memiliki beragam program yang dekat dengan masyarakat. Mengudara di frekuensi 88.1 FM setiap hari pukul 07.00 hingga 24.00 WIB, radio ini menghadirkan berbagai program unggulan seperti Isuk-Isuk, Vemale Program, Young & Choice hingga talkshow.

Program Isuk-Isuk menjadi salah satu acara favorit masyarakat karena menghadirkan talkshow interaktif yang membahas isu terkini, kebijakan daerah, serta pelayanan publik dengan gaya santai bersama penyiar yang akrab dikenal sebagai Jumai dan Rehati.

Selain itu, Blambangan FM juga aktif menghadirkan dialog bersama berbagai instansi pemerintah, aparat penegak hukum, hingga pihak swasta terkait sosialisasi pencegahan kriminalitas, perpajakan, pelayanan birokrasi, dan berbagai kebijakan publik lainnya.

Namun, adanya gangguan atau maintenance perangkat siaran dalam beberapa hari terakhir menyebabkan jangkauan siaran radio tersebut terganggu, terutama di sejumlah wilayah luar kota Banyuwangi.

Salah seorang pendengar setia asal Rogojampi, Agung Surya Wirawan, yang juga ketua Komunitas Pemerhati Banyuwangi (KPB) menyayangkan kondisi tersebut. Menurutnya, Radio Blambangan FM selama ini menjadi media yang rutin memberikan informasi perkembangan Banyuwangi secara cepat dan mudah diakses masyarakat.

“Blambangan FM sangat dibutuhkan masyarakat, terutama untuk mendapatkan informasi daerah dan hiburan. Tidak semua masyarakat selalu mengakses platform digital, sementara radio bisa didengarkan denngan mudah saat bekerja, mulaii di pasar tradisional, hingga ketika berkendara di mobil,” ujarnya pada Actanews.id, Kamis (21/5/2026).

Agung Surya Wirawan
Agung Surya Wirawan

Agung berharap Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, khususnya Dinas Kominfo, dapat memberikan perhatian serius terhadap keberlangsungan dan kualitas siaran Radio Blambangan FM agar kembali optimal menjangkau seluruh wilayah Banyuwangi dan memberikan manfaat yang lebih baik pada warganya.

Di tengah pesatnya perkembangan media digital, keberadaan radio dinilai tetap memiliki peran penting sebagai media komunikasi publik yang cepat, murah, dan mudah diakses berbagai lapisan masyarakat. Karena itu, masyarakat berharap gangguan siaran tidak terjadi lagi sehingga Radio Blambangan FM kembali hadir maksimal sebagai media informasi dan hiburan kebanggaan warga Banyuwangi. (Tim)