Pasuruan, Actanews.id – Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapolres Pasuruan berlangsung haru dan penuh makna, Kamis (15/01). Prosesi diawali Tradisi Pedang Pora, sebuah ritual sakral di lingkungan Polri dalam mengantar pejabat lama sekaligus menyambut kepemimpinan baru.
Dalam momen tersebut, AKBP Jazuli Dani Irawan, S.I.K., M.Tr. (Opsla.) resmi menyerahkan tongkat komando kepada AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.H. Pergantian ini menandai berakhirnya masa bakti Jazuli di Pasuruan.
Pidato perpisahan Jazuli menjadi salah satu bagian paling emosional. Dengan suara bergetar ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran.
“Tanpa dukungan dari rekan-rekan semua, saya tidak mungkin bisa berbuat jauh dan sampai di titik sekarang,” ujarnya.
Ia juga memohon maaf dengan hati terbuka.
“Saya mohon keikhlasan untuk memaafkan apabila saya dan keluarga ada salah kata atau kesalahan yang tidak saya sadari,” sambungnya.
Ia bahkan menggambarkan masa jabatannya sebagai “panggung sandiwara” yang kini telah usai. Sebelum menutup pesan terakhirnya, Jazuli menitipkan harapan agar Pasuruan di bawah kepemimpinan baru dapat semakin profesional, dicintai masyarakat, serta diberi kesehatan dan keselamatan oleh Tuhan.
Usai perpisahan, Kapolres yang baru memberi sambutan di tengah rintik hujan yang mulai turun saat apel berlangsung.
“Hujan ini mungkin memberikan kode alam kepada kita semua,” kata Harto dengan nada filosofis.
Ia menyebut hujan adalah waktu mustajab untuk memanjatkan doa — termasuk mendoakan seniornya agar terus sehat dan sukses hingga meraih pangkat jenderal.
Harto juga mengajak seluruh personel menjaga kekompakan, soliditas, dan semangat kebersamaan di Polres Pasuruan.(Tya)
