BANYUWANGI, Actanews.id – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi terus menunjukkan kemajuan pesat dalam pembangunan di Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung. Untuk mengatasi medan berat yang sulit dijangkau kendaraan, Satgas bersama warga memanfaatkan angkong (gerobak dorong) sebagai alat utama pengangkut material, Jumat (25/7/2025).
Langkah sederhana ini terbukti efektif. Sertu Bambang Darmawan, Babinsa Kesilir, menyebut penggunaan angkong mempercepat distribusi material seperti pasir dan batu ke lokasi pembangunan.
“Kehadiran angkong bukan hanya solusi teknis, tapi juga menyatukan semangat gotong royong antara TNI dan warga,” ujarnya.
Apresiasi datang dari Kepala Desa Kesilir, Mujiono, yang menyebut metode ini sangat cocok dengan kondisi geografis desa yang berbukit dan akses terbatas. Hal senada diungkapkan Kepala Desa Siliragung, Paeno Hadi P., yang menilai TMMD tak hanya membangun infrastruktur, tapi juga mempererat hubungan antara masyarakat dan TNI.
Program TMMD ke-125 menjadi bukti nyata sinergi TNI-rakyat dalam membangun desa secara berkelanjutan, dengan semangat kebersamaan dan solusi yang membumi.
Berita Terkait
Dandim 0825/Banyuwangi Hadiri Upacara Hardiknas yang Dipimpin Langsung Mendikdasmen di Taman Blambangan BANYUWANGI – Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, menghadiri upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 yang digelar di Taman Blambangan, Sabtu (02/05/2026). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, dan diikuti oleh jajaran Forkopimda, pelajar, serta insan pendidikan se-Banyuwangi. Dalam amanatnya, Prof. Dr. Abdul Mu’ti menekankan pentingnya peran seluruh elemen bangsa dalam memajukan pendidikan nasional. Ia menyampaikan bahwa peringatan Hardiknas bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen dalam menciptakan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkarakter guna menghadapi tantangan global di masa depan. Sementara itu, Letkol Arm Tryadi Indrawijaya menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk dukungan TNI terhadap kemajuan dunia pendidikan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, aparat, dan lembaga pendidikan sangat penting dalam membentuk generasi muda yang disiplin, berintegritas, serta memiliki semangat kebangsaan yang kuat. Ia berharap peringatan Hardiknas ini dapat menjadi pemacu semangat bagi seluruh pihak untuk terus berkontribusi dalam pembangunan pendidikan di Banyuwangi.