PKBM BINTANG, Harapan Baru bagi Warga Putus Sekolah di Banyuwangi 

BANYUWANGI, Actanews.id — Di tengah keterbatasan akses pendidikan formal, PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) BINTANG, hadir sebagai jawaban bagi warga yang sempat terputus pendidikannya. Selama tiga tahun terakhir, kelompok belajar ini rutin berjalan setiap pekan di Rumah Kebangsaan Basecamp Karangrejo (RKBK), membuka ruang belajar alternatif yang inklusif dan bermakna.

PKBM BINTANG menyediakan jalur pendidikan non-formal bagi warga melalui program kejar Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP), dan Paket C (setara SMA). Pesertanya beragam—remaja, buruh, hingga ibu rumah tangga, yang ingin melanjutkan pendidikan yang tertunda. Hingga kini, dua kali wisuda telah digelar sebagai bukti nyata keberhasilan program ini.

Reza Palevi, Ketua Yayasan PKBM BINTANG, Jumat (20/6/2025) menegaskan komitmennya:
“Pendidikan adalah hak semua warga. Kami ingin membuka kembali pintu yang sempat tertutup bagi mereka yang pernah berhenti sekolah.”

Senada dengan itu, Sugito, SE, selaku Kepala Pokjar PKBM BINTANG, mengakui tantangan yang dihadapi:
“Tidak mudah membangun konsistensi, tapi dengan dukungan RKBK dan semangat peserta, kami bisa buktikan bahwa belajar bisa kapan saja.”

Ketua RKBK, Hakim Said, SH, menambahkan:
“RKBK adalah rumah belajar seumur hidup. Kami mendukung penuh gerakan rakyat seperti PKBM BINTANG yang membebaskan dan memberdayakan.”

Sinergi antara PKBM BINTANG dan RKBK menjadi bukti bahwa gerakan masyarakat bisa menjadi solusi nyata atas problematika pendidikan, khususnya bagi mereka yang tersisih dari sistem formal. Sebuah pengingat bahwa mencerdaskan kehidupan bangsa bukan hanya tugas negara, tapi juga tanggung jawab bersama. (ilham)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *