Jalan Paving di Banyuwangi Rusak Parah Diduga Akibat Dilalui Kendaraan/Alat Berat, KPB Desak Perbaikan Segera

Actanews.id – Kerusakan parah pada jalan paving di wilayah Kelurahan Kertosari dan Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi, menuai keprihatinan dari warga setempat. Jalan sepanjang sekitar 300 meter di lingkungan Kramat tersebut, mengalami kerusakan serius, diduga akibat dilalui oleh kendaraan/alat berat (excavator) yang digunakan dalam kegiatan normalisasi sungai di Karangrejo. Sedangkan kegiatan pengurukan lahan di Kertosari juga semakin memperparah kerusakan jalan paving, akibat dilalui truk material. Keduau kegiatan tersebut itelah dilakukan hampir dua bulan yang lalu, namun dampaknya terhadap infrastruktur jalan mulai dirasakan warga sekitar.

Suharmin (55), warga Karangrejo, yang sering menggunakan jalan tersebut, mengungkapkan kekesalannya kepada media. “Jalan paving sebelumnya mulus, tapi setelah dilewati alat berat kondisinya menjadi rusak parah dan bergelombang,” ujarnya pada Jumat (11/10/2024). Ia menambahkan bahwa kerusakan semakin parah juga dialami pada jalan paving dengan adanya kegiatan pengurukan di wilayah lingkungan kramat Kertosari.

Menanggapi keluhan warga, Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan, dan Permukiman (PU CKPP) Kabupaten Banyuwangi menyatakan bahwa perbaikan jalan merupakan tanggung jawab pelaksana kegiatan. “Pelaksana harus segera memperbaiki kerusakan yang terjadi di jalan paving tersebut,” tegas Plt Kepala DPU CKPP Banyuwangi, Suyanto Waspo Tondo, pada awak media, Kamis (10/10/2024).

Komunitas Pemerhati Banyuwangi (KPB) turut mendesak pihak terkait untuk segera mengambil tindakan. Ketua KPB, Agung Suryawirawan, menyampaikan bahwa kerusakan yang terjadi cukup serius dan mengancam keselamatan pengguna jalan, terlebih pwnerangan juga kurang. “Kami mendukung proses pembangunan di Banyuwangi, tapi dampak penggunaan alat berat terhadap infrastruktur harus dikaji lebih lanjut. Jalan ini masih baru dan mungkin masih dalam masa perawatan oleh pelaksana proyek paving sebelumnya,” ungkap Agung.

Agung juga menekankan pentingnya langkah konkret dari pemerintah daerah untuk berkoordinasi dengan pelaksana proyek. “Kami berharap kerusakan ini segera diperbaiki agar jalan dapat digunakan kembali dengan aman oleh masyarakat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *