Layanan Rontgen Gratis di KDS Rogojamp, Disambut Antusias Ratusan Masyarakat

Banyuwangi, Actanews.id – Klinik Pratama dr. Didik Sulasmono (KDS) Desa Gitik – Rogojampi bekerja sama dengan Puskesmas Gitik, Laboratorium Paramitha (Jember), dan Forum Rogojampi Bersatu (FRB) menggelar layanan Rontgen gratis bagi masyarakat Rogojampi dan sekitarnya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui kesehatan jasmani dan rohani.

Tahap pertama layanan ini telah menjaring 60 pendaftar pada 19 September 2024, sementara tahap kedua yang akan dibuka pada 20 September 2024 juga ditargetkan menerima 60 pendaftar. Dengan demikian, total pendaftar yang akan menerima layanan Rontgen gratis mencapai 120 orang. Kegiatan ini sepenuhnya gratis, tanpa membebani biaya kepada masyarakat, demi memastikan manfaat kesehatan ini benar-benar dirasakan oleh warga.

Respon positif datang dari masyarakat, terlihat dari antusiasme pendaftar yang tidak hanya berasal dari Rogojampi, tetapi juga dari berbagai daerah seperti Songgon, Macan Putih, Popongan, Pendarungan, Kabat, Benelan, Sumbersari, Purwoharjo, dan Blimbingsari.

Salah satu warga, Purwaningtyas Utami dari Dusun Lugonto, Rogojampi, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Klinik Pratama dr. Didik Sulasmono. “Kami sangat berharap kegiatan seperti ini tidak hanya berhenti pada layanan Rontgen, tetapi juga diikuti dengan layanan-layanan kesehatan gratis lainnya. Kesehatan sangat mahal harganya, dan kami sangat membutuhkannya,” ujarnya. Jumat (20/9/2024).

Diah Fitrianingsih, S.Kab., CH., selaku Direktur Klinik Pratama dr. Didik Sulasmono, mengapresiasi dukungan masyarakat dan berbagai pihak yang terlibat. “Terima kasih kepada masyarakat yang antusias, serta Laboratorium Paramitha, Puskesmas Gitik, dan rekan-rekan FRB yang telah mendukung terlaksananya layanan Rontgen gratis ini. Program ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk mencegah penyebaran TBC dan diabetes melitus di daerah,” jelas Diah.

Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya deteksi dini penyakit dan menjaga kesehatan agar terhindar dari penyakit menular. (Suwardi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *