Actanews.id – Apresiasi tinggi layak diberikan kepada Ilham Triadi Nagoro, warga Banyuwangi, Jawa Timur, yang mendapat tugas khusus di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan. Ilham, seorang kurator keris di Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, dipercaya sebagai ahli mitigasi cuaca atau pawang hujan, untuk memperlancar pembangunan di area prioritas IKN yang terkendala hujan deras.
Selama 15 hari di IKN, berkat izin Allah SWT, Ilham berhasil mengendalikan hujan sehingga proyek pembangunan lima rusun 13 lantai untuk 2.000 keluarga dapat dilanjutkan. Sebelumnya, proyek ini terhambat oleh hujan yang turun hampir setiap hari.

Ilham menjelaskan bahwa profesinya melibatkan tanggung jawab besar dalam menjaga keseimbangan alam dan melestarikan tradisi. “Ini bukan sekadar kegiatan, tetapi sebuah tantangan untuk melestarikan kearifan lokal yang ada sejak lama sebagai warisan budaya adiluhung,” ujarnya via WhatsApp, kepada Actanews.id, Jumat (2/8/2024) malam.
Dengan membawa lima keris andalannya dan lebih seribu dupa, Ilham berhasil membuat hujan di IKN terhenti selama 15 hari sejak ia disana. Meski aksinya sempat diragukan oleh warga yang terbiasa dengan cuaca ekstrem Kalimantan, namun ia membuktikan kemampuannya.
Menurut salah seorang sumber setempat, hutan lebat Kalimantan yang berada di garis khatulistiwa mengalami hujan selama 23 dari 30 hari dalam sebulan. “Alhamdulillah selama 15 hari saya di sini tidak pernah hujan, malah cenderung panas hingga pekerja proyek menyentil agar dibiarkan hujan sebentar, untuk mengurangi debu,” pungkas Ilham.
