Sengketa Aset UNUBA Memanas, Pelantikan Rektorat Dilakukan Di Hotel

Foto : Najib Syafi’i, Pembina Yayasan Pancawahana.

Pasuruan, Actanews.id – Konflik kepemilikan lahan di Universitas NU (UNU) Bangil mencapai puncaknya setelah gerbang Kampus 2 dilaporkan telah dikunci rapat oleh pihak tertentu. Hingga pengurus yayasan memindahkan lokasi pelantikan rektorat secara mendadak ke salah satu hotel di Pasuruan.

Secara tegas pembina Yayasan Pancawahana membantah tudingan mengenai upaya penyerobotan aset milik organisasi Nahdlatul Ulama. Pihaknya menyatakan memiliki bukti kuat berupa ikrar wakaf tertulis yang sah secara hukum.

“Jadi salah besar mereka mengatakan bahwa Yayasan Pancawahana mau merebut aset NU, karena tanah itu dibeli dari uang urunan yayasan,” ujar Najib Syafi’i Pembina Yayasan Pancawahana.

Dirinya menyampaikan bahwa setiap langkah yang diambil selalu berpedoman pada aturan serta legalitas yang ada dan berlaku di Indonesia.

Sengketa ini mulai mengganggu stabilitas akademik karena mahasiswa dilarang memasuki area gedung perkuliahan. Penjagaan ketat di lokasi kampus memicu kekhawatiran mengenai masa depan operasional institusi pendidikan tinggi yang memiliki 4 fakultas ini.

“Kalau memang tidak boleh di sana, kita orang-orang profesional lebih baik beli tanah lagi daripada harus merampas,” tambah Najib saat memberikan klarifikasi.

Hingga saat ini, dampak sengketa dirasakan langsung oleh mahasiswa yang kini terpaksa mengikuti perkuliahan melalui sambungan daring.

“Tadi jam 9 tiba-tiba dikasih keputusan untuk kuliah via Zoom, kita jadi bertanya-tanya kenapa masalah internal sampai berdampak seperti ini,” ungkap CO Advokasi BEM Unuba, Nabil.

Selain masalah ruang perkuliahan, para mahasiswa juga kesulitan dalam mencairkan dana kegiatan akibat konflik kepengurusan ini. Mahasiswa berharap agar ketidakpastian mengenai status lahan dan legalitas yayasan segera diselesaikan demi kelancaran proses belajar mengajar.
“Tujuan utama kami adalah kuliah dengan tenang tanpa adanya keributan atau perebutan yang membuat pusing seperti sekarang,” pungkas Nabil.(Tya)