PWFRN Banyuwangi Resmi Dukung Idham Holid Maju Pilkades Dadapan 2027–2035

Banyuwangi, Actanews.id – Rapat koordinasi pemenangan bakal calon kepala desa (bacalon kades) Desa Dadapan digelar pada Kamis (15/01/2026). Dalam agenda tersebut, Idham Holid secara resmi dicanangkan untuk maju sebagai bakal calon Kepala Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) periode 2027–2035.

Idham Holid yang saat ini menjabat sebagai Bendahara PWFRN DPC Banyuwangi mendapat dukungan penuh dari organisasi tersebut. Rapat koordinasi dihadiri jajaran pengurus PWFRN DPC Banyuwangi, sejumlah tokoh masyarakat, serta para simpatisan yang menyatakan kesiapan untuk mengawal dan memenangkan Idham Holid dalam kontestasi Pilkades mendatang.

Ketua PWFRN DPC Banyuwangi, Agus Samiaji, menegaskan bahwa dukungan ini diberikan berdasarkan pertimbangan kapasitas, integritas, dan rekam jejak organisasi yang dimiliki Idham Holid.
“Kami dari PWFRN DPC Banyuwangi memberikan dukungan penuh kepada saudara Idham Holid untuk maju sebagai bakal calon Kepala Desa Dadapan. Beliau adalah figur yang memiliki pengalaman organisasi, jiwa kepemimpinan, serta kepedulian nyata terhadap kepentingan masyarakat,” ujar Agus Samiaji.

Lebih lanjut, Agus menyampaikan bahwa PWFRN siap mengawal seluruh tahapan pencalonan hingga pelaksanaan Pilkades agar berjalan secara demokratis, jujur, dan bermartabat. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Desa Dadapan untuk menjaga persatuan demi terwujudnya kepemimpinan desa yang amanah dan berorientasi pada kemajuan bersama.

Sementara itu, Idham Holid menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan. Ia menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai bakal calon kepala desa dan berkomitmen membawa perubahan positif bagi Desa Dadapan apabila mendapat amanah dari masyarakat.
“Dukungan ini menjadi motivasi dan tanggung jawab besar bagi saya. Insyaallah, jika dipercaya masyarakat, saya siap bekerja dengan sungguh-sungguh demi kemajuan dan kesejahteraan Desa Dadapan,” ungkap Idham Holid.. (*)