Menunggu Belasan Tahun, Akhirnya Warga Watuprapat – Semedusari, Nguling Nikmati Akses Jalan yang Lebih Layak

Foto : Para pekerja sedang melakukan penanganan paving di desa Watuprapat, kecamatan Nguling

Pasuruan , Actanews.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan mulai melakukan perbaikan jalan penghubung antara Desa Watuprapat dengan Desa Semedusari Kecamatan Nguling. Ruas jalan kabupaten yang rusak selama belasan tahun tersebut saat ini sedang dilakukan penanganan pavingisasi sepanjang 1.000 meter dengan lebar 3,5 meter.

Pantauan dilapangan, CV Duta Sarana Teknik sebagai pelaksana kegiatan senilai Rp. 762 juta ini dari APBD Kabupaten Pasuruan tahun 2026 melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBk) Kabupaten Pasuruan.

Rahmalia, perwakilan dari CV pelaksana kegiatan mengatakan, memasuki minggu ketiga ini pelaksanaan pembangunan jalan kabupaten berbahan paving block berjalan dengan lancar. Masyarakat menyammbut dengam antusias dan respon yang positif.

“Alhamdulillah berjalan lancar antusiasme warga sangat baik. Penanganan saat ini pemasangan canstain tepian jalan dan gelaran pasir sebagai bahan dasar penataan paving. Untuk progres sudah mencapai tiga puluh persen”, ujar Lia.

Dengan masa kontrak 120 hari atau 4 bulan sesuai jadwal kontrak, pihak pelaksana optimis penanganan paving sepanjang 1 km dengan lebar 3,5 meter ini akan terselesaikan sebelum jadwal kontrak berakhir.

Kepala Dusun Waru, Desa Watuprapat, Eko Wahyu, mengatakan jalan tersebut merupakan jalan kabupaten yang terakhir kali mendapat penanganan sekitar tahun 2014 melalui pengaspalan. Sejak saat itu, kondisinya terus mengalami kerusakan tanpa perbaikan berarti.

“Sudah lama jalan ini rusak. Pembenahan terakhir yang saya ingat sejak tahun 2014 berupa pengaspalan, padahal ini jalan kabupaten, bukan jalan desa,” ujar Eko Wahyu.

Menurutnya, ruas jalan tersebut memiliki peran penting karena menjadi akses penghubung antara Desa Watuprapat, Desa Kapasan, dan Desa Semedusari. Kerusakan jalan selama ini kerap menghambat aktivitas masyarakat, baik untuk bekerja, mengangkut hasil pertanian, maupun kegiatan sehari-hari.

Saat ini, pekerjaan paving difokuskan pada ruas yang membentang dari Dusun Pring hingga Dusun Waru dengan panjang sekitar 1 kilometer. Perbaikan jalan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperlancar mobilitas warga.

Eko Wahyu mengaku masyarakat menyambut baik dimulainya pembangunan tersebut. Ia berharap seluruh ruas jalan penghubung antar desa dapat segera dituntaskan sehingga akses transportasi masyarakat menjadi lebih baik.

Saat ini, lanjut Eko, seddikitnya ada sekitar 3,5 kilometer jalan kabupaten penghunung antar desa yang masih rusak parah. Jalan penghubung tersebut meliputi Desa Watuprapat – Desa Kapasan -Desa Semedusari. Warga berharap pemerintaqh Kabupaten Pasuruan segera merealisasikan rehabiliitasi jalan tersebut.

“Semoga pembangunan jalan penghubung ini bisa segera selesai sehingga benar-benar membantu dan mempermudah aktivitas masyarakat setiap hari dan akses perekonomian yang semakin mudah dan cepaf,” pungkasnya. (Tya)