MALANG — Puncak rangkaian Bersih Desa Jabung 2026 berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Ribuan warga dari lima dusun tumpah ruah mengikuti pawai karnaval budaya yang digelar pada Sabtu (12/9/2026).
Sebanyak 33 peserta turut ambil bagian dalam karnaval yang diberangkatkan dari kawasan Boro, Desa Jabung. Kepala Desa Jabung, Anik Sri Hartatik, S.E., M.M., bersama suaminya bahkan ikut memimpin langsung jalannya pawai bersama warga, RT, dan RW.

Iringan sound system serta beragam penampilan peserta membuat suasana sepanjang rute semakin semarak. Warga tampak antusias menyaksikan sekaligus ikut memeriahkan kegiatan yang menjadi bagian dari tradisi tahunan tersebut.
Camat Jabung, Franky Sukandari, S.STP., M.AP., mengatakan Bersih Desa merupakan momentum penting untuk menjaga keguyuban dan mempererat kebersamaan masyarakat.
“Bersih Desa ini merupakan wujud nyata keguyuban dan kebersamaan masyarakat. Tujuannya agar desa menjadi aman dan tenteram tanpa halangan. Dengan kebersamaan ini, semoga seluruh aktivitas warga berjalan lancar dan dijauhkan dari marabahaya,” ujarnya.
Menurut Franky, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana pelestarian tradisi dan budaya lokal, tetapi juga mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.
Aktivitas UMKM yang turut meramaikan rangkaian acara menjadi salah satu penggerak ekonomi warga. Karena itu, ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi, mulai Pemerintah Desa Jabung, panitia, Forkopimcam, Linmas, Karang Taruna, lembaga pendidikan, pelaku UMKM hingga masyarakat.
Ia berharap tradisi Bersih Desa dapat terus dilaksanakan secara konsisten dengan tetap mengedepankan keamanan, ketertiban dan manfaat bagi masyarakat.
Antusiasme serupa disampaikan Marika, salah seorang warga yang ikut dalam pawai. Ia mengaku senang dapat menjadi bagian dari karnaval budaya tersebut.
“Acara ini meriah banget. Saya ikut jalan dari Boro bareng warga. Suasananya ramai dan penuh semangat gotong royong,” ungkapnya.
Marika berharap Bersih Desa tetap dipertahankan setiap tahun sehingga generasi muda hingga anak cucu nantinya tetap mengenal dan mencintai tradisi serta budaya Desa Jabung.
Sementara itu, Kepala Desa Jabung Anik Sri Hartatik menegaskan bahwa Bersih Desa merupakan bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rezeki, hasil bumi, kesehatan dan keselamatan yang diberikan kepada masyarakat.
“Saya dan suami ingin hadir di tengah-tengah masyarakat. Kami ingin merasakan langsung suka cita dan kebersamaan warga. Karena pemimpin itu tugasnya melayani, bukan dilayani,” tegasnya.
Rangkaian Bersih Desa Jabung yang berlangsung pada 8–12 September 2026 tersebut ditutup dengan kegiatan puncak berupa karnaval budaya. Seluruh rangkaian acara berjalan aman dan lancar dengan dukungan pengamanan dari Forkopimcam, Linmas dan Karang Taruna.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi gambaran kuatnya semangat gotong royong masyarakat Jabung dalam menjaga tradisi, mempererat persaudaraan dan membangun kebersamaan di tingkat desa. (XL)
